Proyek Penanganan Longsoran BTS Gayo Lues – Aceh Tenggara Berjalan Lancar Meski Tanpa Batching Plant

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:56 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Aceh Tenggara,
Pekerjaan konstruksi proyek Penanganan Longsoran di jalur penghubung antara BTS Gayo Lues dan Aceh Tenggara terus berjalan meski tanpa penggunaan batching plant di lokasi. Proyek pembangunan tembok penahan tanah (retaining wall) ini tetap berlangsung lancar berkat penerapan metode pencampuran beton secara manual dan semi-mekanis langsung di lapangan.

Proyek yang dikerjakan oleh PT. Segon Karya Alcantara dengan nomor kontrak HK.02.01/CTR-Bb1.PJM.III/016/APBN/2025 ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp10,7 miliar dan berlokasi di Desa Natam Baru, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara.

Solusi Site Mixing Gantikan Batching Plant

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan batching plant disebabkan oleh kondisi geografis ekstrem serta keterbatasan akses dan logistik untuk mendirikan fasilitas alat berat tersebut. Sebagai solusi, pihak kontraktor menerapkan metode site mixing, yakni pencampuran beton di tempat menggunakan molen kecil dan alat bantu lainnya. Proses ini dilakukan di bawah pengawasan ketat terhadap kualitas material dan komposisi campuran.

“Meski kami tidak menggunakan batching plant, mutu dan kualitas beton tetap menjadi prioritas utama. Tim lapangan bekerja sesuai standar teknis dan spesifikasi dari Kementerian PUPR,” ujar perwakilan pelaksana lapangan dari PT ABC Kontraktor.

 

Dampak Positif Bagi Masyarakat

Penanganan longsor ini mencakup pembangunan tembok penahan tanah, penguatan tebing, dan sistem drainase, yang bertujuan mencegah longsor susulan. Proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas dan keselamatan jalur vital antara Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Masyarakat sekitar menyambut baik proyek ini karena diharapkan dapat meningkatkan akses ekonomi dan mobilitas warga yang sebelumnya terganggu akibat kondisi jalan yang rawan longsor.

Jaminan Kualitas Beton

Meski tanpa batching plant, pihak kontraktor menegaskan bahwa progres proyek tetap sesuai target, dengan pengawasan intensif di lapangan dan komitmen terhadap standar keselamatan serta kualitas material.

Terkait pencampuran beton secara langsung di mobil molen, pihak proyek memastikan bahwa hal itu dilakukan berdasarkan formula pengujian campuran beton yang telah ditetapkan.

“Komposisi campuran mengikuti formula hasil pengujian yang telah dilakukan,” ujar Jaya Yuliadi, PPK 3.5 BPJN Aceh.

Ia juga menambahkan bahwa kualitas mutu beton hasil pencampuran manual tersebut telah melalui pengujian di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.

Dari pantauan TIMELINES NEWS INVESTIGASI, penggunaan metode manual ini menimbulkan pertanyaan terkait konsistensi mutu beton jika tidak mengikuti Job Mix Design (JMD) secara tepat. Para ahli menyebutkan bahwa tanpa batching plant, mutu dan umur beton bisa saja tidak konsisten dan berpotensi memengaruhi kekuatan beton terhadap kondisi ekstrem, seperti terjangan arus Sungai Alas di lokasi proyek.

Menanggapi hal tersebut, pihak kontraktor menyatakan bahwa mereka telah menerapkan langkah teknis ketat untuk menjaga mutu beton, seperti:

Penggunaan material dengan standar mutu tersertifikasi

Proses pencampuran sesuai formula JMD

Pengujian berkala di laboratorium

Pengawasan langsung oleh tenaga ahli teknik sipil di lapangan

Reporter: Samsul Bahri
TIMELINES NEWS INVESTIGASI

Berita Terkait

Tagana Masuk Sekolah, 936 Siswa MIN 8 Banda Aceh Dibekali Mitigasi Gempa
Semarak HUT ke-25, Wakil Wali Kota Langsa M. Haikal Buka Turnamen Bola Voli Berhadiah Puluhan Juta Rupiah
451 Jamaah Ikuti Safari Subuh Kapolres Pidie Jaya, Pesan Kamtibmas Menggema di Mesjid Baitul Aman Ulim
Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:42 WIB

Anggota DPRD Toba Dapil V lanjutkan Reses ke 3 tahun 2026 di kantor BUMDESma Kasih Sejahtera Laguboti

Sabtu, 7 November 2026 - 20:05 WIB

Truk Pengangkut Pasir Diduga Ilegal Dituduh Rusak Jalan APBD 2026 dan Cemari Udara di Siantar Tonga-Tonga II, Warga Bertindak Hentikan Sementara

Sabtu, 7 November 2026 - 17:55 WIB

Tebarkan Motivasi dan Harapan, Peserta Maganghub Bidang Psikologi Gelar Psikoedukasi Meaning of Life bagi WBP Rutan Labuhan Deli.

Sabtu, 7 November 2026 - 16:12 WIB

Cegah Kecelakaan, Polda Sumut Pasang Spanduk Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas

Sabtu, 7 November 2026 - 14:39 WIB

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 09:50 WIB

Gandeng PMI Deli Serdang, PTPN I Regional 1 Gelar Aksi Donor Darah di Tanjung Morawa Kumpulkan 90 Kantong dari 149 Pendaftar

Sabtu, 7 November 2026 - 04:30 WIB

Safari Kamtibmas, Kapolda Sumut Rangkul Pujakesuma Rawat Kebhinekaan dan Tolak Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 04:25 WIB

DPRD Kabupaten Toba Aspirasi Saat Reses Didominasi Sektor Pertanian, Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur

Berita Terbaru