Puluhan Nelayan Marelan Geruduk Kantor Camat: Bawa Goni Sampah Sungai Bederak, Ancam Tutup Alur Sungai

H²

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025 - 21:49 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa: Puluhan masyarakat yang tergabung di DPC. HNSI

 

TLii SUMUT | Medan Marelan – Masalah sampah dan limbah di Sungai Bederak, Kecamatan Medan Marelan, kian parah dan sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian. Kondisi ini membuat para nelayan tradisional di dua kelurahan—Kelurahan Terjun dan Kelurahan Paya Pasir—terus terhimpit secara ekonomi dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Kamis (14/8/2025), puluhan nelayan mendatangi Kantor Camat Medan Marelan membawa sepuluh goni sampah dari Sungai Bederak sebagai bukti nyata permasalahan yang mereka hadapi.

“Kami sudah melayangkan surat audiensi satu minggu lalu. Makanya hari ini kami beramai-ramai mendatangi Kantor Camat membawa bukti sampah. Ini hanya sebagian kecil dari persoalan yang kami alami,” ujar Jumadi, salah satu nelayan.

Namun, kedatangan para nelayan hanya disambut Kasi Trantib. Dari penjelasan Kasi Trantib, surat audiensi yang mereka kirim ternyata tidak pernah diteruskan ke meja Camat. Nelayan pun dijanjikan akan dijadwalkan ulang untuk bertemu langsung dengan Camat.

Kekecewaan pun memuncak. Para nelayan mengancam akan menutup alur Sungai Bederak jika kecamatan tidak segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah sampah dan limbah.

Terpisah, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Rahman Gafiqi, S.H., menegaskan bahwa persoalan sampah dan limbah di Sungai Bederak sudah sangat mengkhawatirkan.

“Limbah dan sampah yang hampir memenuhi Sungai Bederak ini sudah puluhan tahun tidak terselesaikan. Kedatangan nelayan ke Kantor Camat dengan membawa puluhan goni sampah itu adalah sinyal bahwa mereka hampir mati secara ekonomi. Nelayan pencari udang, kepiting, dan ikan di muara sudah kesulitan mencari nafkah,” tegas Rahman.

Ia meminta pemerintah kecamatan dan Pemko Medan tidak menyepelekan keluhan nelayan.
“Jangan sampai surat nelayan diabaikan. Kami mendesak Camat dan Wali Kota segera mengambil tindakan nyata, karena Sungai Bederak adalah sumber kehidupan masyarakat di dua kelurahan ini,” pungkas Rahman Gafiqi. Red

Berita Terkait

Kaliber Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi, JKN, dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara
BKKBN Aceh dan Kanwil Kemenag Aceh Bahas Pembaruan MoU dan Integrasi Data Catin
PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani
Pemkab Toba Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Balerong Balige, Penataan Pasar Diupayakan Berjalan Bersama
Sentuh Dunia Pendidikan, Polres Pidie Jaya Hadir Lewat “Saweu Sikula”, Tanamkan Disiplin dan Anti-Bullying di Jangka Buya
AMPH Gelar Aksi di Kantor Regional VI BKN Medan, Soroti Dugaan Kecurangan Ujian Koperasi Merah Putih
PT Pelindo Multi Terminal Dorong Budaya Kepemimpinan Berkarakter Dan Berintegritas
Sofan Hidayah Pimpin Apel, KAI Sumut Tegaskan Keselamatan Prioritas Tertinggi yang Tak Bisa Ditawar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Toba Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Balerong Balige, Penataan Pasar Diupayakan Berjalan Bersama

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

PT Pelindo Multi Terminal Dorong Budaya Kepemimpinan Berkarakter Dan Berintegritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIB

Sofan Hidayah Pimpin Apel, KAI Sumut Tegaskan Keselamatan Prioritas Tertinggi yang Tak Bisa Ditawar

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:34 WIB

Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:32 WIB

Resahkan Warga Bakaran Batu, Tiga Pencuri Sawit Diciduk Polsek Torgamba Saat Angkut Hasil Curian

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:27 WIB

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Kasus Pengerusakan Dengan Problem Solving

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:24 WIB

Duduk Bersama, Kapolsek Siantar Marihat Selesaikan Selisih Paham Warganya Dengan Mediasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:50 WIB

Bobol Gereja di Simalungun, Pria 32 Tahun Dibekuk Polsek Tanah Jawa

Berita Terbaru