Bupati Aceh Tenggara Buka Peluang Investasi Kakao dan Kopi, Investor Dijamin Kemudahan dan Keamanan

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:47 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Aceh Tenggara – Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, SE, MM, membuka peluang investasi yang luas di sektor pertanian, khususnya untuk komoditas unggulan seperti kakao dan kopi. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan berbagai kemudahan dan jaminan keamanan bagi investor yang serius mengembangkan potensi daerah.

Peluang ini terbuka bagi investor domestik maupun asing, dengan tujuan menjadikan Aceh Tenggara sebagai pusat produksi dan ekspor komoditas unggulan ke pasar global.

“Pemerintah daerah siap memberikan segala kemudahan perizinan dan menjamin keamanan bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Bupati Salim Fakhry saat meninjau langsung aktivitas petani sekaligus eksportir kakao dan kopi dari PT Sanghyang Ayu di Desa Lawe Dua Gabungan, Kecamatan Bukit Tusam, Rabu (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Aceh Tenggara Hj. Nurjanah Pasaribu, SE, yang juga merupakan istri Bupati, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Transmigrasi Zul Fahmy, S.Sos, Camat Bukit Tusam Sukri, serta sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Bupati, kakao dan kopi adalah komoditas unggulan Aceh Tenggara yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta potensi ekspor yang menjanjikan.

“Kami mengundang para investor untuk bermitra dengan petani lokal guna mengembangkan sektor ini bersama-sama,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai insentif, seperti proses perizinan yang cepat, jaminan lahan produktif, serta kemudahan dalam pengurusan dokumen investasi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat pedalaman.

“Dengan masuknya investor, kami optimistis produksi kakao dan kopi akan meningkat dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tutup Bupati.

Diketahui, Aceh Tenggara selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika berkualitas tinggi serta kakao dengan cita rasa khas yang telah menarik perhatian pasar global.

Bupati Salim Fakhry juga menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian, khususnya kopi dan kakao, merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Dalam hal ini, keterlibatan aktif petani lokal sangat ditekankan agar investasi yang masuk tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah akan menjembatani kolaborasi antara investor dan petani melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta penguatan kelembagaan petani. Kami ingin memastikan bahwa kemitraan yang terbentuk bersifat adil dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Aceh Tenggara telah memiliki infrastruktur pendukung yang terus ditingkatkan, termasuk akses jalan ke sentra produksi, fasilitas ekspor, dan jaringan logistik untuk memperlancar distribusi hasil pertanian ke luar daerah maupun ke luar negeri.

Di kesempatan yang sama, pihak PT Sanghyang Ayu selaku pelaku usaha dan eksportir menyambut positif langkah proaktif pemerintah daerah. Mereka menyatakan kesiapan untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas jaringan pasar internasional dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Ketua TP PKK Aceh Tenggara, Hj. Nurjanah Pasaribu, SE, turut menyampaikan apresiasinya terhadap peran perempuan dalam sektor pertanian dan berharap agar para ibu rumah tangga juga dapat dilibatkan dalam rantai nilai pertanian, seperti pengolahan hasil, pemasaran, dan UMKM berbasis komoditas lokal.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Aceh Tenggara semakin menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberdayakan masyarakat, serta memposisikan diri sebagai salah satu sentra produksi kopi dan kakao unggulan di Indonesia.

Penulis: Samsul Bahri

Berita Terkait

Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan, Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Dini Hari
Jeffry Sentana Turun Langsung Cek Pendangkalan Krueng Langsa
Melalui FGD LPEM FEB UI, Wali Kota Lhokseumawe Harapkan Gas Tangkulo Bangkitkan Industri dan Ekonomi Daerah
Audiensi Penuh Keakraban, Pemko Langsa dan PEMA Unsam Perkuat Sinergi Pembangunan
Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Bantah Dugaan Penyimpangan Dana ZIS Rp3,8 Miliar
TMMD Ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur Resmi Ditutup, Dorong Kemajuan Desa Alue Canang
Tim Wasev Itjenad Turun Gunung, Jembatan Aramco Lhokseumawe Diperiksa Ketat Agar Tak Sekadar Jadi Proyek Seremonial
Bunda Literasi Kota Lhokseumawe dan Dispusip Ajak Siswa-Siswi Tingkatkan Budaya Literasi Melalui Lomba Bertutur

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:50 WIB

Kanwil Ditjenpas Kalteng Raih Penghargaan IKPA Sempurna dari KPPN Palangka Raya

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:37 WIB

Pos Bapas Kapuas Permudah Layanan Pembimbingan dan Pengawasan Klien Pemasyarakatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:31 WIB

Kepala Bapas Palangka Raya: Webinar Perkuat Wawasan Hukum Pegawai Dalam Bertugas

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:17 WIB

Ikuti Arahan Dirjenpas, Bapas Palangka Raya Siapkan Pengamanan Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas di Kanwil Ditjenpas Kalteng, Bapas Palangka Raya Perkuat Semangat Persatuan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:33 WIB

Bapas Palangka Raya Budidaya Terong hingga Cabai, Asah Keterampilan Pertanian Klien Pemasyarakatan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kepala Bapas Palangkaraya Theo Adrianus: Pengelolaan Arsip Tertib Dukung Reformasi Birokrasi Di Bapas Palangka Raya

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Evaluasi Berkala Dinilai Penting, Bapas Palangka Raya Bahas Kebijakan Responsif Lewat Forum Daring

Berita Terbaru