Bupati Aceh Tenggara Buka Peluang Investasi Kakao dan Kopi, Investor Dijamin Kemudahan dan Keamanan

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:47 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Aceh Tenggara – Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, SE, MM, membuka peluang investasi yang luas di sektor pertanian, khususnya untuk komoditas unggulan seperti kakao dan kopi. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan berbagai kemudahan dan jaminan keamanan bagi investor yang serius mengembangkan potensi daerah.

Peluang ini terbuka bagi investor domestik maupun asing, dengan tujuan menjadikan Aceh Tenggara sebagai pusat produksi dan ekspor komoditas unggulan ke pasar global.

“Pemerintah daerah siap memberikan segala kemudahan perizinan dan menjamin keamanan bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Bupati Salim Fakhry saat meninjau langsung aktivitas petani sekaligus eksportir kakao dan kopi dari PT Sanghyang Ayu di Desa Lawe Dua Gabungan, Kecamatan Bukit Tusam, Rabu (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Aceh Tenggara Hj. Nurjanah Pasaribu, SE, yang juga merupakan istri Bupati, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Transmigrasi Zul Fahmy, S.Sos, Camat Bukit Tusam Sukri, serta sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Bupati, kakao dan kopi adalah komoditas unggulan Aceh Tenggara yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta potensi ekspor yang menjanjikan.

“Kami mengundang para investor untuk bermitra dengan petani lokal guna mengembangkan sektor ini bersama-sama,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai insentif, seperti proses perizinan yang cepat, jaminan lahan produktif, serta kemudahan dalam pengurusan dokumen investasi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat pedalaman.

“Dengan masuknya investor, kami optimistis produksi kakao dan kopi akan meningkat dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tutup Bupati.

Diketahui, Aceh Tenggara selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika berkualitas tinggi serta kakao dengan cita rasa khas yang telah menarik perhatian pasar global.

Bupati Salim Fakhry juga menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian, khususnya kopi dan kakao, merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Dalam hal ini, keterlibatan aktif petani lokal sangat ditekankan agar investasi yang masuk tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah akan menjembatani kolaborasi antara investor dan petani melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta penguatan kelembagaan petani. Kami ingin memastikan bahwa kemitraan yang terbentuk bersifat adil dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Aceh Tenggara telah memiliki infrastruktur pendukung yang terus ditingkatkan, termasuk akses jalan ke sentra produksi, fasilitas ekspor, dan jaringan logistik untuk memperlancar distribusi hasil pertanian ke luar daerah maupun ke luar negeri.

Di kesempatan yang sama, pihak PT Sanghyang Ayu selaku pelaku usaha dan eksportir menyambut positif langkah proaktif pemerintah daerah. Mereka menyatakan kesiapan untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas jaringan pasar internasional dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Ketua TP PKK Aceh Tenggara, Hj. Nurjanah Pasaribu, SE, turut menyampaikan apresiasinya terhadap peran perempuan dalam sektor pertanian dan berharap agar para ibu rumah tangga juga dapat dilibatkan dalam rantai nilai pertanian, seperti pengolahan hasil, pemasaran, dan UMKM berbasis komoditas lokal.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Aceh Tenggara semakin menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberdayakan masyarakat, serta memposisikan diri sebagai salah satu sentra produksi kopi dan kakao unggulan di Indonesia.

Penulis: Samsul Bahri

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK
Bukber Wartawan Simeulue, SEKBER Tegaskan Persatuan Tanpa Sekat Organisasi
Logistik Rampung 100 Persen, Kota Langsa Siap Sukseskan Pilchiksung 2026
Warga Lamdingin Ditemukan Mengapung Di Krueng Aceh, Polisi Lakukan Olah TKP
Atas Permintaan Masyarakat, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru