Mahasiswa PWK UBB Turut Berkontribusi Sebagai Relawan Peduli Mangrove KKMD Babel Dalam Penanaman 2.000 Bibit Mangrove Di Batu Ampar

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:26 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto istimewa dokumentasi kegiatan )

TIMELINES INEWS INFESTIGASI

Bangka – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Bangka Belitung turut mengambil peran sebagai bagian dari Relawan Peduli Mangrove Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan bekas tambang Batu Ampar, Lintas Timur, Kabupaten Bangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata dalam mendukung pelestarian kawasan pesisir serta implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 14 tentang Ekosistem Lautan.

Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa PWK UBB ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperoleh pengalaman langsung terkait pengelolaan wilayah pesisir berbasis pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman mangrove ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Babel, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), komunitas lingkungan, masyarakat, serta Relawan Peduli Mangrove KKMD Babel yang turut melibatkan mahasiswa PWK Universitas Bangka Belitung.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PWK UBB juga melakukan observasi lapangan dan wawancara bersama Fery Afriyanto, S.T., selaku Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait upaya rehabilitasi mangrove dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Fery Afriyanto menjelaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah bersama berbagai stakeholder dalam memperbaiki kondisi kawasan pesisir, khususnya wilayah yang mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia maupun perubahan lingkungan. Menurutnya, pemulihan kawasan mangrove menjadi langkah penting karena ekosistem tersebut memiliki fungsi besar bagi keberlangsungan lingkungan.

Selain menjadi tempat hidup berbagai biota pesisir, mangrove juga berperan dalam menjaga garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta membantu mitigasi perubahan iklim melalui kemampuan menyerap karbon.

“Penanaman mangrove ini menjadi salah satu aksi nyata dalam memperbaiki kawasan yang mengalami kerusakan. Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan ekosistem mangrove dapat kembali memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.

Selain kegiatan penanaman,  Fery juga menegaskan pentingnya keberlanjutan melalui proses monitoring dan pemeliharaan agar bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik. Pengawasan tersebut dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak sehingga kawasan rehabilitasi dapat tetap terjaga.

Bagi mahasiswa PWK Universitas Bangka Belitung, keterlibatan sebagai Relawan Peduli Mangrove KKMD Babel memberikan pembelajaran bahwa pembangunan wilayah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan antara aktivitas manusia dan keberlanjutan lingkungan. Melalui perspektif Perencanaan Wilayah dan Kota, rehabilitasi kawasan bekas tambang melalui penanaman mangrove menjadi bagian penting dalam perencanaan kawasan pesisir.

Ruang pesisir harus dikelola secara bijak agar mampu mendukung fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Bangka Belitung.

Dengan adanya aksi bersama ini, penanaman mangrove tidak hanya menjadi kegiatan penghijauan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga ruang hidup dan lingkungan bagi generasi mendatang.

Artikel ini disusun oleh mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Bangka Belitung dalam rangka pemenuhan tugas mata kuliah UBB dan Keunggulan Peradaban.

Kegiatan yang dibahas dalam artikel ini mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 14, yaitu Ekosistem Lautan (Life Below Water), melalui upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan pelestarian ekosistem mangrove. Penyusunan artikel ini dilakukan di bawah bimbingan dosen pengampu Ir. Hadi Fitriansyah, S.T., M.P.W.K.

Berita Terkait

Bahu-Membahu Pulihkan Harapan, Bahar Buasan dan IDI Pangkalpinang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran
Bahar Buasan Bawa Pesan Kebangsaan ke SMA Negeri 1 Namang: Generasi Muda Penentu Masa Depan
Menguatkan Perempuan, Mengokohkan Bangsa: Bahar Buasan Sosialisasikan Empat Pilar
Jejak 15 Tahun Majukan Kesehatan Babel, dr. Hendry Jan Raih Nominasi 50 Besar DPD RI Awards 2026
Dari Maulid Nabi, SMAN 1 Simpang Rimba Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Kunjungan ke Lapas Narkotika Pangkalpinang, Bahar Buasan Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Daerah
Perdana Tahun Pertama Turun di Karnaval Tingkat Provinsi, Desa Simpang Rimba Sukses Curi Perhatian Penonton
Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 1 Simpang Rimba Tampil Penuh Semangat di Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Berita Terbaru