Di Dukung Oleh Kekutan Masarakat, LSM Korek Siap Demo Kajati Aceh Soal Dana Desa Dan Pemberantasan Narkoba Aceh Tenggara.

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:58 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane Time Line iNews Investigasi. Program pemberantasan Narkoba yang bersumber dari Dana Desa di Kabupaten Aceh Tenggara kembali menjadi sorotan serius. DPW LSM KOREK Provinsi Aceh mempertanyakan efektivitas program tersebut setelah anggaran serupa disebut masih di alokasikan dalam APBDes 2026.

Sorotan itu muncul karena pelaksanaan program pada tahun 2025 sebelumnya menjadi perhatian pablik dan diberitan banyak media lokal.

Namun menurut KOREK, persoalkan tersebut belum mendapat penjelasan yang memadai dari pemerintah daerah. Ketua LSM KOREK Aceh IRWANSYAH PUTRA,menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan program pemberantasan Narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, yang menjadi pertanyaan adalah Transparansi anggaran, mekanisme Pengangaran, bentuk kegiatan,pelaksana,serta yang benar benar di rasakan masarakat.

” kami tidak menolak program anti Narkoba, justru kami mendukung pemberantasan Narkoba. Tetapi jika program tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya,uang rakyat harus digunakan secara benar dan memberikan dampak nyata kepada masarakat” ujar Irwansyah putra Minggu 23/8/06 di seputaran Kutacane.korek juga menyoroti proses penganggaran program pemberantasan narkoba pada 2025. Berdasarkan penelusuran dan impormasi yang di terima pihaknya,kegiatan tersebut tidak di awali melalui musdes maupun musdus.

Menurut Irwansyah putra,penggunaan dana desa tersebut diduga lebih banyak diarahkan untuk kegiatan sosialisasi.sementara kegiatan lain

Seperti pelatihan ,tes urin,rehabilitasi pecandu narkoba maupun pencegahan lainya di sebut tidak terlihatsecara sinipikan.

Berdasarkan penelusuran terhadap documen APBDes yang disebut mencakup 385 desa di Aceh Tenggara, anggaran program pemberantasan narkoba tercatat berkisar mencapai belasan juta per desa.

Selama peredaran narkoba masih marak, tentu programnya harus dievaluasi.jangan sampai anggaran terus di keluarkan, tetapi hasilnya tetap tidak dirasakan masarakat luas kata Irwansyah putra.

Dikecamatan Babussalam,misalnya anggaran pemberantasan narkoba disebut mencapai sekitar Rp.20 juta perdesa di kali berapa desa,namun masarakat mempertanyakan hasil program tersebut,lantaran persoalan peredaran narkoba masih menjadi perhatian diwilayah hukum tersebut.

“Kami tidak tau anggaran itu digunakanuntuk apa,yang pasti peredaran narkoba masih mudah di temukan” ujar Dodi salah seorang warga Babussalam.

Hal senada disampaikan “Agus tokoh masarakat diseputaran kota Kutacane”. Agus berharap program pemberantasan narkoba tidak berhenti pada kegiatan seremonial,tetapi menyentuh kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

KOREK juga menyebut total dana yang dihimpun dari desa desa untuk program tersebut bernilai cukup pantastis pada tahun 2025 berkisar Rp 5 miliar.

Atas dasar dan berbagai persoalan yang di sampaikan oleh masarakat mulai dari Darul Hasanah,Ketambe sampai ke kecamatan Leuser( 16 ) Kecamatan lembaga sosial masarakat KOREK Aceh menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke Kejaksaan Tinggi Aceh ( Kejati).

Kami pastikan dalam waktu dekat akan melakukan aksi Demontrasi ke Kejati Aceh,kami ingin persoalan ini mendapat perhatian dan dilakukan penelusuran secara objective.

Kami atas nama LSM KOREK telah berupaya melakukan Kompirmasi kepada kepala Dinas Pemberdayaan Masarakat Kute ( DPMK) namun nomor tersebut tidak pernah dapat dihubungi,kami sangat ingin keberimbanggan dalam pemberitaan tandas Irwansyah Putra.( Mamas Beroeh ).

Berita Terkait

Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Bhayangkari Gelar Khitanan Massal, Donor Darah, dan Santunan bagi Anak di Pidie Jaya
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
Dikonfirmasi soal Dana SPP, Kepala SMA Negeri 3 Kutacane Diduga Blokir Nomor Wartawan, Transparansi Dipertanyakan
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026
Penelusuran Jejak Sejarah Multietnis dan Bahasa Daerah Generasi Z di Kota Langsa
DPR Aceh Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Mbarung dan Natam di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Berita Terbaru