TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
07/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangka Raya, 7 Oktober 2026 Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya menugaskan sebanyak 24 Pembimbing Kemasyarakatan (PK) untuk melaksanakan Asesmen Risiko terhadap Warga Binaan pada lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah kerja Bapas Palangka Raya, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan awal dalam proses pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Re-edukasi bagi Warga Binaan. Asesmen dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi, risiko, serta kebutuhan Warga Binaan sebagai dasar dalam menentukan program pembinaan yang tepat dan sesuai sasaran.

Sebanyak 24 PK dibagi ke dalam lima tim sesuai dengan UPT yang telah ditentukan. Empat PK melaksanakan asesmen terhadap Warga Binaan di Rutan Kapuas secara virtual melalui Zoom Meeting.
Sementara itu, pelaksanaan asesmen secara langsung dilakukan oleh empat PK di Rutan Palangka Raya, tujuh PK di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, tiga PK di Lapas Perempuan Palangka Raya, serta enam PK di Lapas Narkotika Kasongan.
Pelaksanaan asesmen berlangsung di tengah kondisi kabut asap yang masih cukup tebal menyelimuti Kota Palangka Raya dan sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas petugas menuju lokasi pelaksanaan kegiatan.
Meski demikian, para Pembimbing Kemasyarakatan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai pembagian tim dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan selama perjalanan maupun pelaksanaan asesmen.
Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dedikasi para PK dalam melaksanakan tugas di tengah kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
Menurutnya, asesmen risiko merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan pelaksanaan program Rehabilitasi dan Re-edukasi agar dapat disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing Warga Binaan.
“Di tengah kondisi kabut asap yang masih cukup tebal, para Pembimbing Kemasyarakatan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk melaksanakan asesmen di UPT yang telah ditentukan. Saya mengapresiasi komitmen seluruh tim. Namun, kesehatan dan keselamatan tetap harus menjadi perhatian selama melaksanakan tugas,” ujar Theo.
Melalui pelaksanaan asesmen tersebut, Bapas Palangka Raya terus mendukung penguatan program pembinaan dan rehabilitasi yang lebih terarah, terukur, serta berbasis pada kebutuhan Warga Binaan, Ungkapnya.
#Kemenimipas
#Ditjenpaskalteng
#Hensah
#TheoAdrianus
#BapasPalangkaRaya
(***)


































