30/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Jakarta Produk kerajinan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PTPN IV PalmCo mendapat perhatian dalam ajang Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Istri Wakil Presiden RI, Selvi Gibran, turut menyempatkan diri mengunjungi booth produk kriya binaan PTPN IV PalmCo pada Sabtu (27/9/2026).

Kriyanusa 2026 digelar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pada 26–30 September 2026 dengan mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia.” Tema tersebut menjadi dorongan bagi para pelaku kriya untuk mengembangkan produk secara berkelanjutan sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, mengatakan tema tersebut menekankan pentingnya keberlanjutan industri kerajinan, baik dari sisi pengembangan usaha maupun kepedulian terhadap lingkungan.
“Kriya berkelanjutan, perajin mendunia kita maksudkan adalah hasil-hasil kerajinan ini harus berkesinambungan, tidak hanya dalam siklus yang satu kali tapi siklus yang terus-menerus, yang pasti juga memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Tri.
BUMN Jembatani UMKM Menuju Pasar Global
Sejalan dengan semangat tersebut, Subholding BUMN Perkebunan, PTPN IV PalmCo, turut memberikan ruang bagi UMKM kriya binaan dari sekitar wilayah operasional perusahaan untuk tampil dalam ajang berskala nasional.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo tidak hanya memberikan dukungan terhadap pengembangan produk, tetapi juga membuka akses bagi para perajin untuk memperluas jejaring dan mengenalkan karya mereka kepada pasar yang lebih luas.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan keikutsertaan dalam Kriyanusa 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di sekitar wilayah operasional.
“Kehadiran PTPN IV PalmCo di Kriyanusa 2026 adalah bagian dari upaya kami untuk tidak hanya fokus mengelola komoditas perkebunan, tetapi juga ikut mendampingi sentra ekonomi di sekitar wilayah operasional.
Kriya lokal memiliki identitas budaya yang khas, dan kami berupaya menjembatani perajin ini dengan akses pasar serta peningkatan standar mutu agar bisa memenuhi ekspektasi konsumen nasional hingga global,” kata Jatmiko di JCC Senayan.
Menurutnya, keberadaan UMKM kriya memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga membawa identitas budaya dari daerah asalnya.
Pendampingan terhadap para pelaku UMKM tersebut juga dilakukan sebelum mengikuti pameran. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengatakan para mitra binaan telah mendapatkan pembinaan sebagai bagian dari persiapan menuju pasar yang lebih luas.
“Untuk bisa bersaing di pasar luas atau mendunia, perajin membutuhkan lebih dari sekadar dukungan permodalan. Mereka membutuhkan ruang untuk bertemu langsung dengan calon pelanggan atau buyer potensial.
Fasilitasi pameran berskala besar ini merupakan langkah perusahaan untuk membantu UMKM memperluas jejaring bisnis mereka secara mandiri,” tutur Arya.
Perempuan Jadi Penggerak Kriya Daerah
Peran perempuan dalam pengembangan UMKM kriya juga menjadi perhatian. Ketua IKBI PTPN IV PalmCo, Lina Jatmiko, menyebut sebagian besar perajin yang menjadi binaan perusahaan merupakan perempuan.
“Sebagian besar kerajinan kriya ini dikerjakan oleh ketekunan para perempuan di daerah. Kehadiran IKBI bertujuan memberi dukungan moril, membantu mengedukasi literasi kemasan, hingga ikut mempromosikan karya mereka,” ungkap Lina.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri para perajin sekaligus membantu meningkatkan kualitas produk agar semakin siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Bangga Dikunjungi Ibu Wapres
Di tengah kehadiran 257 peserta dengan 410 booth yang menampilkan beragam produk, mulai dari wastra, anyaman, hingga kriya kayu, booth UMKM binaan PTPN IV PalmCo turut mendapat perhatian pengunjung.
Salah satunya adalah Karya Etnik Equator, UMKM yang menampilkan produk kriya dengan kekhasan lokal.
Pengelola Karya Etnik Equator, Maya, mengaku bangga mendapat kesempatan tampil dalam Kriyanusa 2026, terlebih ketika booth mereka dikunjungi langsung oleh Selvi Gibran.
“Bisa tampil di ajang Kriyanusa tentu menjadi kesempatan berharga bagi kami para pengrajin daerah, apalagi booth kami juga sempat dikunjungi langsung oleh Ibu Wapres Selvi Gibran.
Itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi yang sangat besar. Pameran ini membuka jalan bagi kami untuk berinteraksi dengan pelanggan baru dan melihat tren minat pasar secara langsung,” kata Maya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi para perajin untuk mendapatkan apresiasi dan dorongan agar terus menjaga kualitas produk.
Melalui partisipasi dalam Kriyanusa 2026, PTPN IV PalmCo berharap UMKM kriya binaannya semakin mampu memperluas pasar, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta membuka peluang kerja sama dengan konsumen maupun buyer potensial, baik di pasar domestik maupun internasional, Ujarnya.
(***)


































