Bupati Salim Fahkry membawa rombongan komisaris besar polisi melihat keadaan pasca bencana.
KUTACANE | Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry bersama Forkopimda mendampingi Timsus satgas rehabilitasi bencana nasional dari mabes polri untuk melihat langsung kerusakan pasca Banjir luapan sungai alas dan sungai kali bulan Sabtu 3/10/20 .
Kedatangan rombongan TIMSUS satgas Rehabitasi Badan penanggulangan Bencana Nasional ke Aceh Tenggara dalam rangka untuk melihat langsung seberapa parah terjangan luapan bencana banjir sungai Lawe alas dan kali bulan yang terjadi belum lama ini.

Ketua Time monitoring satgas badan penangulangan dan rehabilitasi bencana nasional dibawah komando Komisaris besar polisi (Kombes) Wahyudiarso langsung melihat ke jembatan MBARUNG dan abrasi Lawe bulan yang hampir memutus akses jalan di Pulomas Baru.
Komisaris besar polisi wahyudiarso mengatakan : ini bencana cukup memperihatinkan jembatan rangka baja sebesar ini dan mempunyai kapasitas tonase diatas seratus ton bisa terbawa arus.
Hari ini kita telah menyaksikan dan menginjakan kaki disini cukup parah, akses jalan paling besar nampaknya melewati jembatan yang terlah terjatuh tingal puing, orang petani kebun, anak sekolah sudah pasti sangat sulit, konon lagi saudara kita di setiap hari mengeluarkan hasil Bumi perkebunan pasti terhambat untuk memperjual belikan dikunjungan singkat ini kami nantinya akan langsung melapor ke pihak terkait agar jembatan dan akses jalan lainya cepat di perbaiki.
Bupati Salim Pahkry menyambung langsung ungkapan Komisaris besar polisi Wahyudiarso,terima kasih kami ucapkan kepada bapak komisaris besar polisi Wahyudiarso selaku ketua tim Rehabilitasi penangulangan bencana nasional yang telah menyaksikan langsung abrasi sungai pasca bencana ini.
Atas nama Bupati dan kepala Daerah Salim Fahkry menegaskan di tengah kerumunan siswa SMA Negeri 3 Kutacane,pak komisaris saya pribadi terharu melihat siswa ini begitu mendengar ada pihak dari pemerintah meninjau perbaikan jalan. Para siswa bergegas langsung ketempat kita ini pak Komisaris para siswa/i ingin sekali perbaikan akses jalan mbarung di kerjakan secepatnya mungkin, mereka lalu lalang melalui jembatan ini kami yakin dan percaya para siswa/i SMA Negeri 3 Kutacane dan para penguna jalan sangat mendambakan perbaikan diikuti tepukan tangan siswa dan masarakat sekitar.dan mereka ini datang bukan untuk berpencar malah membuat lingkaran rapi agar kita bisa masuk untuk mendengar keluhan mereka pak komisaris canda Bupati.
Ditempat terpisah KASIDIN Spd Mpd kepala sekolah SMA N 3 Kutacane mengatakan ” saya sempat bingung dengan keadaan terjadi di sekolah tadi tiba tiba siswa saya lari berhamburan keluar setelah bel istirahat berbunyi” kok siswa saya lari ada apa kejadian di kompleks hati bertanya saya telusuri keluar pagar ada siswa mengatakan Bapak cepat ke puing jembatan ada pejabat datang untuk melihat kata siswa tersebut, saya bergegas dan langsung ikut bergabung untuk melihat ternyata benar ada komisaris besar polisi dari Badan Rehabilitasi bencana nasional datang.
Siswa/i SMA N 3 ini berdasarkan data sekolah di dominasi dari kecamatan Lawe alas mulai dari desa liang pangi sampai Lawe sarapan anak mereka bersekolah di sini. Luapan sungai Alas pada banjir Nopember 2025 meluluh lantakan jembatan akses terbesar berdampak langsung terhadap siswa dikarenakan susah transportasi dengan kedatangan Timsus ini semoga percepatan cepat terlaksana agar semangat siswa segar kembali pungkas Pak KASIDIN Spd Mpd. ( Mamas Beroeh ).


































