LANA Kritik Kebijakan Bupati Aceh Barat: Bahasa Itu Dinamis, Jangan Semua Kehendak Penguasa Dijadikan Kewajiban

JEJAK INFORMASI

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:31 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEULABOH – Kebijakan Pemkab Aceh Barat yang mewajibkan ASN menggunakan bahasa Aceh setiap Kamis menuai kritik dari Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA).

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menilai kebijakan tersebut mencerminkan dangkalnya pemahaman dalam merumuskan instruksi serta lemahnya pendekatan komunikasi politik pemerintah terhadap bawahan.

“Melestarikan bahasa Aceh tentu kita dukung. Namun, pemerintah harus memahami makna kata wajib. Wajib merupakan keharusan yang mengikat dan menuntut kepatuhan. Jangan semua kehendak pimpinan diterjemahkan menjadi kewajiban, terlebih terhadap hal yang bersifat dinamis seperti bahasa,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut LANA, pemerintah harus mampu memilah kebijakan yang patut diwajibkan dan kegiatan yang lebih tepat dibangun melalui imbauan serta kesadaran bersama. Apalagi, tidak semua ASN memiliki kemampuan dan latar belakang bahasa yang sama.

“Jangan sampai semangat pelestarian budaya justru memperlihatkan arogansi kewenangan dan menimbulkan kesan abuse of power. Pemimpin harus mampu membangun kesadaran, bukan sekadar menunjukkan kekuasaan untuk memerintah,” ujarnya.

LANA meminta Pemkab Aceh Barat mengevaluasi penggunaan diksi wajib dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif.

“Bahasa Aceh harus dilestarikan melalui kecintaan, bukan ketakutan terhadap instruksi atasan. Pemerintah harus bijak, sebab tidak semua hal yang bisa diperintahkan harus diwajibkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
Pecahkan Rekor MURI, LANA Sindir Bupati Aceh Barat: Mengapa Bukan Rekor Pengentasan Kemiskinan?
Anggaran Rp6,1 Miliar Dipersoalkan, LANA Desak Bupati Tarmizi Buka DPA dan Realisasi Belanja Disparpora
Psaca bencana biruen kondusif, KNPI Aceh: Terimakasih Presiden Prabowo
Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Kedisiplinan: “Dilarang Ngopi di Jam Dinas!”
Ayah Wa Bupati Gandeng Ulama Kharismatik Dalam Rapat Persiapan Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Berita Terbaru