Imam Masykur Diculik, Warga : Kami Trauma

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 28 Agustus 2023 - 09:35 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH – Peristiwa penculikan warga Aceh, Imam Masykur oleh oknum Paspampres di Ciputat, Tangerang Selatan menimbulkan trauma bagi warga sekitar.

Betapa tidak, korban tidak hanya diculik, tetapi juga mendapat penyiksaan berdasarkan video yang beredar dan viral di media sosial.

Melansir Pojoksatu.id, korban diculik dari tempat usahanya, di sebuah kios toko kosmetik dan obat di Jalan Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel. Akibat penyiksaan itu, korban sampai meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video korban disiksa di dalam mobil pun beredar luas dan viral di media sosial.

Saat ini, oknum Paspampres bernama Praka RM, terduga pelaku penculikan dan penyiksaan warga Aceh Imam Masykur, sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Akar masalah peristiwa penculikan yang terjadi pada 12 Agustus 2023 di Ciputat itu masih misteri.

Belum diketahui jelas pangkal permasalahan yang mendasari penculikan dan penyiksaan tersebut.

Media Pojoksatu.id mendatangi tempat kejadian perkara kasus ini, yakni di sebuah kios toko kosmetik dan obat di Jalan Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel.

Seorang saksi yang tak ingin identitasnya diungkapkan, mengaku peristiwa penculikan itu berlangsung cepat.

Saksi mengaku sangat mengenal korban karena memang sering bermain dengan cucunya.

Baca juga : https://lintaswarta.co.id/warga-bireuen-diculik-disiksa-oknum-paspampres/

“Kejadiannya (penculikan) jam 5 sore. Saya kenal orangnya, baik banget. Rajin salat, terus sama cucu aja baik banget sering dijajanin,” kata saksi ditemui di TKP, Minggu 27 Agustus 2023 malam.

Saksi mengungkap adanya seseorang berbadan tinggi tegap menjemput Imam Masykur.

Korban kemudian langsung ditangkap dan diborgol lalu digiring masuk ke dalam mobil yang menepi di Jalan Raya Ir. H. Juanda Ciputat.

Beberapa warga menyaksikan langsung momen tersebut.

Pelaku pun mencoba menakuti warga yang menyaksikan peristiwa itu dengan mengaku sebagai seorang polisi.

“(Korban) cuma sendiri. Biasa, dibawa diborgol belakang badan. Polisi, orang dia bilang polisi. ‘Saya polisi’ gitu. Badannya tinggi (rambut) cepak,” bebernya.

Penculikan Imam Masykur terjadi pada 12 Agustus 2023.

Keluarga korban yang tidak mengetahui keberadaan korban lantas membuat laporan polisi orang hilang di Polda Metro Jaya pada 14 Agustus 2023.

Laporan itu teregister STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

Namun, Imam Masykur dikabarkan telah tewas dan diserahkan kepada sepupunya yang bernama Said Syahrizal.

Proses penyerahan jenazah dilakukan di RSPAD Gatot Subroto pada 24 Agustus 2023.

Almarhum kemudian dimakamkan di kampung halamannya, di Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 26 Agustus 2023.

Oknum anggota Paspampres yang diduga pelaku penganiayaan, Praka RM telah ditahan Polisi Militer Kodam Jayakarta.

Asisten Intelejen Danpaspampres, Kolonel Kav Herman Taryaman, melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 27 Agustus 2023, mengatakan, terduga pelaku saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan.

Herman Taryaman menegaskan, jika terbukti bersalah, oknum anggota Paspampres itu akan diproses secara hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tegas dan transparan.(red)

Berita Terkait

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS
Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Bhayangkari Gelar Khitanan Massal, Donor Darah, dan Santunan bagi Anak di Pidie Jaya
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
Dikonfirmasi soal Dana SPP, Kepala SMA Negeri 3 Kutacane Diduga Blokir Nomor Wartawan, Transparansi Dipertanyakan
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026
Penelusuran Jejak Sejarah Multietnis dan Bahasa Daerah Generasi Z di Kota Langsa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru