20 Tahun Damai Aceh, Pangdam IM Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dan Bersatu Untuk Bangun Aceh.

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 10:55 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menghadiri acara peringatan 20 tahun Hari Damai Aceh yang berlangsung khidmat di Bale Meuseraya Aceh (BMA), Jumat (15/8/2025).

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menghadiri acara peringatan 20 tahun Hari Damai Aceh yang berlangsung khidmat di Bale Meuseraya Aceh (BMA), Jumat (15/8/2025).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menghadiri acara peringatan 20 tahun Hari Damai Aceh yang berlangsung khidmat di Bale Meuseraya Aceh (BMA), Jumat (15/8/2025). Acara ini menjadi momentum refleksi bersama atas perjalanan panjang perdamaian dan pembangunan di Tanah Rencong pasca penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005 silam.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penampilan tari seni Aceh yang memukau dan sarat makna, menggambarkan semangat persatuan dan keharmonisan masyarakat. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tgk. Takdir Feriza, serta doa bersama yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Raya Abu Paya Pasi untuk mendoakan keberkahan dan keberlanjutan perdamaian di Aceh.

Ketua Panitia yang juga Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Jamaluddin, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga semangat perdamaian dengan memperkuat sinergi antar elemen masyarakat. Menurutnya, capaian pembangunan Aceh saat ini merupakan hasil dari stabilitas yang terjaga selama dua dekade terakhir.

Sementara itu, Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, dalam sambutannya menegaskan bahwa perdamaian Aceh adalah hasil perjuangan panjang dan penuh pengorbanan. “Perdamaian ini adalah warisan berharga untuk generasi mendatang. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawatnya,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini turut diisi dengan penyerahan sertifikat tanah dan santunan kepada anak yatim oleh Wali Nanggroe Aceh bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Kehangatan acara semakin terasa ketika Meugiwah Band bersama Ridho dan Rafly Kande menampilkan lagu-lagu khas Aceh yang bernuansa persaudaraan dan perdamaian, menggugah emosi para hadirin.

 

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga stabilitas daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan Aceh hanya dapat berjalan optimal apabila kedamaian tetap menjadi fondasi utama. Sambutannya sekaligus menandai dibukanya acara secara simbolis.

Acara peringatan ini dihadiri oleh para Duta Besar negara sahabat, unsur Forkopimda Aceh, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, aktivis perdamaian, serta berbagai pihak yang selama ini berperan dalam proses dan pemeliharaan perdamaian Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan di Aceh.
“Dua puluh tahun perjalanan damai ini merupakan bukti bahwa Aceh mampu bangkit, bersatu, dan membangun. TNI AD, khususnya Kodam Iskandar Muda, akan selalu berdiri di garda terdepan untuk menjaga keamanan dan mendukung pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam IM.

Beliau menambahkan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kerja sama erat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. “Kita harus memperkuat persatuan, menjauhkan perpecahan, dan mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan,” tambahnya.

Pangdam IM juga menuturkan pentingnya generasi muda memahami sejarah perdamaian Aceh agar nilai-nilai persaudaraan dan toleransi terus diwariskan. “Anak-anak kita harus mengerti bahwa perdamaian ini diraih dengan perjuangan, dan tugas mereka adalah merawatnya agar tidak pudar,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Mayjen TNI Niko Fahrizal menegaskan bahwa perdamaian bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari komitmen bersama untuk membangun Aceh yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Ia berharap momentum peringatan 20 tahun Hari Damai Aceh menjadi pengingat sekaligus penguat tekad seluruh pihak untuk terus menjaga kedamaian di bumi Serambi Mekkah.

Berita Terkait

Bapas Palangka Raya Ikuti Sidang TPP, Tujuh Usulan Integrasi Warga Binaan Disepakati
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Labuhan Deli Gelar Edukasi Kesehatan Bersama Dokter dan Bagikan Vitamin C
Peringati HUT KORPRI ke-55, Pemko Langsa Gelar Pertandingan Minisoccer dan Badminton Antarinstansi
Lapas Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Bersinar Perkuat Pengawasan dan Integritas Petugas
Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Tangkap Terduga  Pengedar Narkoba di Habinsaran
Langsa Expo 2026 Berbagi Kebahagiaan, 20 Anak Yatim Piatu Nikmati Wahana dan Kuliner Gratis
Praktik Kepemimpinan Berbasis Kinerja Terukur – 4 Sasaran 8 Indikator, Pohon Kinerja, Tindaklanjut 7 Rekomendasi AKIP & SAKIP Predikat A Nilai 87,15 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Kegiatan di Masjid At-Taubah Dibimbing Pengajar Kemenag Kota Pekanbaru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bapas Kelas I Medan Dampingi Persidangan Dua ABH di PN Lubuk Pakam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kenaikan Pangkat Pegawai Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Integritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadir Bersama Kepala UPT se-Riau – Tahapan Penting Pengabdian ASN, Pengukuhan Status dan Awal Tanggung Jawab Besar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi Dan Tamping Pekerja

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Berita Terbaru