DPRA Diguncang Aksi Besar, Massa Desak Reformasi Hingga Usut Pelanggaran HAM

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 08:24 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Rakyat Aceh bersama elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh, pada Senin (1/9/2025).

Aliansi Rakyat Aceh bersama elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh, pada Senin (1/9/2025).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh – Aliansi Rakyat Aceh bersama elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh, pada Senin (1/9/2025). Dalam aksi tersebut, massa menuntut reformasi internal DPR, penyelesaian pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu, serta penegakan perjanjian damai Helsinki.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa lembaga legislatif di Aceh saat ini dinilai sarat intervensi dan jauh dari kepentingan rakyat. “Hari ini kami sepakat menyuarakan aspirasi atas nama rakyat. Kami selalu menuntut perdamaian, kami selalu meminta penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu,” ujarnya di hadapan massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Wahyuni, perwakilan masyarakat sekaligus korban konflik, menegaskan kekecewaannya terhadap elite politik lokal. “Kemana lagi kami harus meminta hak kami? Hari ini banyak petinggi adalah mantan GAM, tapi mereka tidak ada yang mau membantu. Kami minta jawaban dari seluruh anggota dewan, jangan hanya berplesiran. Tuntutan kami jelas: tegakkan HAM dan jalankan isi perjanjian damai Helsinki,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRA Zulfadli turun langsung menemui massa. Ia membacakan tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam aksi dan menandatangani surat pernyataan berisi beberapa poin, di antaranya: reformasi internal DPRA dan Polri, penolakan pembangunan batalyon baru, serta pengusutan tuntas pelanggaran HAM di Indonesia.

Usai penandatanganan, massa dari kalangan mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, sempat terjadi gesekan kecil antara sebagian massa dengan aparat keamanan. Tidak diketahui secara pasti penyebab insiden tersebut, namun situasi sempat memanas hingga sejumlah massa keluar dari area gedung. Beruntung, ketegangan dapat diredam dalam waktu singkat dan massa akhirnya mundur serta membubarkan diri tanpa eskalasi lebih lanjut.

Aksi ini menambah daftar panjang desakan publik terhadap pemerintah dan lembaga legislatif di Aceh agar lebih serius dalam menjalankan mandat rakyat, termasuk menuntaskan janji-janji perdamaian yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya terealisasi.

 

Misri Jurnalis

Berita Terkait

Bapas Palangka Raya Ikuti Sidang TPP, Tujuh Usulan Integrasi Warga Binaan Disepakati
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Labuhan Deli Gelar Edukasi Kesehatan Bersama Dokter dan Bagikan Vitamin C
Peringati HUT KORPRI ke-55, Pemko Langsa Gelar Pertandingan Minisoccer dan Badminton Antarinstansi
Lapas Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Bersinar Perkuat Pengawasan dan Integritas Petugas
Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Tangkap Terduga  Pengedar Narkoba di Habinsaran
Langsa Expo 2026 Berbagi Kebahagiaan, 20 Anak Yatim Piatu Nikmati Wahana dan Kuliner Gratis
Praktik Kepemimpinan Berbasis Kinerja Terukur – 4 Sasaran 8 Indikator, Pohon Kinerja, Tindaklanjut 7 Rekomendasi AKIP & SAKIP Predikat A Nilai 87,15 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Kegiatan di Masjid At-Taubah Dibimbing Pengajar Kemenag Kota Pekanbaru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bapas Kelas I Medan Dampingi Persidangan Dua ABH di PN Lubuk Pakam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kenaikan Pangkat Pegawai Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Integritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadir Bersama Kepala UPT se-Riau – Tahapan Penting Pengabdian ASN, Pengukuhan Status dan Awal Tanggung Jawab Besar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi Dan Tamping Pekerja

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Berita Terbaru