Pendapatan Turun, Belanja Naik: di Balik Perubahan APBD Toba 2026, Prioritas Dipertanyakan

RAJU TAMPUBOLON

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TLii | Sumut | Toba – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba menyampaikan Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun 2026, Rabu (26/8/2026). Angka-angka yang dipaparkan Bupati Effendi Sintong P. Napitupulu memunculkan pertanyaan mendasar: di mana letak prioritas pembangunan saat pendapatan justru menyusut?

Dokumen yang dibacakan menunjukkan Pendapatan Daerah turun dari Rp1.186 triliun menjadi Rp1.185 triliun — berkurang sekitar Rp738 juta. Ironisnya, disaat pemasukan menurun, Belanja Daerah justru naik, melonjak dari Rp1.212 triliun menjadi Rp1.218 triliun. Kenaikan belanja terjadi di tengah penurunan potensi pendapatan, pola yang seharusnya menjadi sorotan serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pembiayaan pun ikut berubah: Penerimaan Pembiayaan naik tajam dari Rp26,7 miliar menjadi Rp34,3 miliar — sebagian besar bergantung pada sisa anggaran tahun lalu (SiLPA). Sementara Pengeluaran Pembiayaan naik dari Rp1 miliar menjadi Rp1,69 miliar, dialokasikan untuk penyertaan modal di PT Bank Sumut.

 

Kenaikan belanja yang tidak diiringi kenaikan pendapatan menimbulkan pertanyaan: apakah belanja tambah ini benar-benar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat? Apakah peningkatan anggaran tersebut dialokasikan untuk pelayanan dasar, atau justru membiayai pos-pos yang kurang mendesak?

 

Selama ini, warga menyampaikan kekhawatiran: beban pemasukan yang mengecil seharian diimbangi penghematan belanja yang tidak prioritas — bukan malah menambah pengeluaran. Janji bahwa anggaran diprioritaskan untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat harus dibuktikan dengan rincian yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Bupati dalam sambutannya berharap rancangan ini disepakati tepat waktu guna mewujudkan visi “Toba Mantap 2029”. Namun visi yang indah tak cukup hanya dengan slogan. Rakyat butuh bukti nyata: setiap rupiah yang dikeluarkan saat pendapatan menurun harus benar-benar terpakai untuk kepentingan terbanyak, bukan sekadar memindahkan angka demi kelancaran administrasi.

 

Anggota DPRD yang hadir diharapkan tidak sekadar menyetujui, melainkan memeriksa secara teliti: dari mana kekurangannya ditutup, ke mana tambahannya mengalir, dan apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

(Tanda)

Berita Terkait

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS
Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer
Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 
Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah
Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”
Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan
Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru