Semarak HUT RI ke-81 di Baktiya Barat, Pelajar Tampil, Tradisi Aceh Bergema

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:17 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA — Lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan suara lantang para pelajar mewarnai semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara.

 

Sejak 12 Agustus 2026, suasana di lapangan kompleks Kantor Muspika Baktiya Barat tidak sekadar menjadi tempat berkumpul warga. Di lokasi tersebut, anak-anak sekolah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat menunjukkan keberanian dan kreativitas mereka melalui berbagai perlombaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rangkaian kegiatan yang digelar panitia berlangsung hingga 15 Agustus 2026. Lomba azan, hafalan ayat pendek Al-Qur’an, sambung ayat suci Al-Qur’an, hingga pidato menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri.

 

Salah seorang panitia pelaksana, Abdullah, Rabu (13/8/2026), mengatakan seluruh perlombaan dipusatkan di lapangan kompleks Kantor Muspika Baktiya Barat.

 

“Berbagai perlombaan ini diikuti anak-anak sekolah tingkat SD,MI, SMP, SMA dan SMK,” ujarnya.

 

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui gerak jalan santai, menempuh rute dari Kantor Camat Baktiya Barat menuju Masjid Matang Bayu, kemudian kembali ke Kantor Camat Baktiya Barat sebagai titik finis.

 

Di balik riuhnya perlombaan, panitia juga menyiapkan apresiasi bagi para peserta terbaik. Hadiah akan diberikan kepada para pemenang lomba azan, hafalan ayat pendek Al-Qur’an, sambung ayat suci Al-Qur’an, dan pidato tingkat sekolah.

 

Namun, kemeriahan peringatan kemerdekaan di Baktiya Barat tidak berhenti pada perlombaan pelajar. Tradisi lokal turut mendapat panggung.

 

Untuk menjaga denyut budaya Aceh tetap hidup di tengah generasi muda, panitia menghadirkan lomba rapai uroeh. Dua grup ikut ambil bagian dalam pertunjukan seni tradisional tersebut.

 

“Untuk melestarikan budaya, kami juga melaksanakan lomba rapai uroeh pada Sabtu (15/8/2026) malam. Lomba rapai uroeh tersebut diikuti oleh dua grup, yakni Grup Rapai Raja Buah dan Grup Rapai Bintang Kala,” kata Abdullah.

 

Bagi masyarakat Baktiya Barat, perayaan kemerdekaan pun menjadi lebih dari sekadar rangkaian pertandingan. Ia menjadi ruang perjumpaan, tempat anak-anak belajar tampil percaya diri, masyarakat kembali berkumpul, dan kesenian tradisional mendapat kesempatan untuk terus dimainkan.

 

Camat Baktiya Barat, Andre Prayudha, berharap seluruh rangkaian kegiatan menyambut HUT RI ke-81 berlangsung meriah dengan dukungan masyarakat.

 

Menurutnya, kemeriahan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan atau kompetisi semata. Lebih jauh, kegiatan itu diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda.

 

Di tengah semarak merah putih, lapangan kompleks Kantor Muspika Baktiya Barat akhirnya menjadi cermin kecil dari makna kemerdekaan: ketika kompetisi, kebersamaan, agama, dan budaya bertemu dalam satu perayaan yang digerakkan oleh masyarakat sendiri.[]

Berita Terkait

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS
Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer
Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 
Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah
Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”
Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan
Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru