Pemko Langsa Terima Bantuan Jadup dan Bufferstock Logistik dari Kemensos RI

Zul

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Masriani Mansyur dan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra beserta jajaran meninjau Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua, (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS INVESTIGASI

Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bufferstock logistik dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Masriani Mansyur, SE, MM, dan diterima langsung oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, SE, di Aula PT Pos Indonesia Cabang Langsa, Minggu (27/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat melalui Kemensos RI terhadap masyarakat Kota Langsa yang terdampak bencana.

Selain menyerahkan bantuan bufferstock logistik, Direktur PSKBA Kemensos RI juga memberikan bingkisan kepada anak-anak Kota Langsa sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat, khususnya kelompok yang terdampak bencana dan dilanjukan dengan meninjau Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Tahap II Termin Kedua.

Wali Kota Langsa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Kota Langsa.

“Atas nama Pemerintah Kota Langsa dan seluruh masyarakat Kota Langsa, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Direktur beserta rombongan,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar kunjungan Direktur PSKBA Kemensos RI ke Kota Langsa dapat kembali dilakukan pada kesempatan mendatang.

“Mudah-mudahan Ibu betah untuk kembali lagi kemari. Karena bukan hanya masyarakat Kota Langsa yang ingin Ibu datang, tetapi Wali Kota Langsa juga ingin Ibu datang kemari lagi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Langsa menyampaikan bahwa Direktur PSKBA Kemensos RI, Masriani Mansyur, memiliki peran penting dalam mendukung tingginya realisasi penyaluran bantuan Jaminan Hidup di Kota Langsa.

Ia mengapresiasi dukungan dan komunikasi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Langsa dan Kemensos RI dalam memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat direalisasikan.

Wali Kota juga memaknai kunjungan tersebut tidak hanya sebagai kunjungan kerja, tetapi sekaligus sebagai momentum mempererat persahabatan dan tali silaturahmi antara Pemerintah Kota Langsa dengan Kementerian Sosial RI.

“Kita berharap hubungan silaturahmi Wali Kota Langsa dan Ibu Direktur tidak hanya sebatas karena bencana, akan tetapi silaturahmi yang berkelanjutan,” katanya.

Terkait proses penyaluran bantuan Jaminan Hidup, Wali Kota menegaskan bahwa dana bantuan tersebut tidak berada di Pemerintah Kota Langsa. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme pemerintah pusat hingga sampai kepada masyarakat melalui PT Pos Indonesia.

“Data sudah kita sampaikan. Saat ini sedang dilakukan pemadanan data oleh BPS. Setelah data selesai dipadankan, selanjutnya diproses oleh Kemensos dan diajukan kepada Kementerian Keuangan, kemudian pencairan dilakukan melalui PT Pos,” jelas Wali Kota.

Ia menjelaskan, proses pendataan dan pengusulan masyarakat terdampak dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Gampong, BPBD, Dinas Sosial, hingga ditetapkan melalui keputusan Wali Kota untuk selanjutnya disampaikan kepada Kemensos RI.

Wali Kota menyampaikan bahwa hingga saat ini bantuan Jaminan Hidup yang telah disalurkan pada tahap II termin kedua mencapai 24.203 jiwa dengan nilai Rp32.674.050.000.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Langsa juga menerima bantuan bufferstock logistik senilai Rp309.278.446 dari Kemensos RI.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat, dalam hal ini Kemensos RI, kepada masyarakat Kota Langsa. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ungkap Wali Kota.

Atas dukungan tersebut, Wali Kota Langsa juga menyampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Langsa dan masyarakat.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Langsa dan masyarakat Kota Langsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap kegiatan monitoring yang dilakukan Kemensos RI dapat memberikan berbagai masukan konstruktif bagi Pemerintah Kota Langsa dalam penanganan dan pemulihan masyarakat pascabencana.

Ia juga menyampaikan bahwa bencana merupakan ujian yang harus dihadapi bersama dengan kesabaran dan ketawakalan, sekaligus menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan introspeksi dan mengambil pelajaran guna menghadapi masa yang akan datang dengan lebih baik.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Masriani Mansyur, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Langsa beserta seluruh jajaran atas kerja keras dan komunikasi yang baik dalam proses pendataan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, tingginya realisasi penyaluran bantuan Jaminan Hidup di Kota Langsa tidak terlepas dari kerja sama antara Wali Kota, Forkopimda, Sekretaris Daerah, seluruh organisasi perangkat daerah, hingga pemerintahan di tingkat gampong.

“Bantuan yang sudah kami salurkan sampai saat ini kurang lebih Rp400 miliar. Ini merupakan bagian dari kerja keras Pak Wali dan seluruh tim untuk memperjuangkan hak masyarakat,” kata Masriani.

Ia mengatakan, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan data dan kebutuhan masyarakat dapat disampaikan serta diproses dengan baik.

Masriani juga menjelaskan bahwa data masyarakat terdampak bencana masih terus mengalami pemutakhiran dan pemadanan. Data yang telah diproses melalui BPS selanjutnya akan diteruskan kepada Kemensos RI untuk diproses dan kemudian didorong kepada Kementerian Keuangan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Data itu semakin dinamis dari dampak bencana Sumatera. Jadi semuanya tidak berhenti pada data yang ada saat ini,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi Pemerintah Kota Langsa yang terus melakukan pendataan terhadap masyarakat terdampak, termasuk warga yang sebelumnya belum masuk dalam pendataan.

Menurutnya, kerja sama dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kota Langsa dengan Kemensos RI telah membantu proses penyaluran bantuan kepada masyarakat berjalan dengan baik hingga tahap saat ini.

Masriani juga menyampaikan salam dari Menteri Sosial RI yang berhalangan hadir karena adanya agenda lain yang bersamaan. Ia hadir mewakili Menteri Sosial sekaligus melakukan monitoring pelaksanaan penyaluran bantuan di Kota Langsa.

Dalam kesempatan tersebut, Masriani menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Langsa serta kondisi Kota Langsa yang dinilainya tertib dan aman.

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana di Kota Langsa.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra. Surhatini, M.Pd., para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, camat, geuchik, serta masyarakat Kota Langsa.

Pemerintah Kota Langsa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas dukungan yang terus diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdamp

ak sekaligus memperkuat proses pemulihan pascabencana di Kota Langsa.

Berita Terkait

Bapas Palangka Raya Ikuti Sidang TPP, Tujuh Usulan Integrasi Warga Binaan Disepakati
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Labuhan Deli Gelar Edukasi Kesehatan Bersama Dokter dan Bagikan Vitamin C
Peringati HUT KORPRI ke-55, Pemko Langsa Gelar Pertandingan Minisoccer dan Badminton Antarinstansi
Lapas Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Bersinar Perkuat Pengawasan dan Integritas Petugas
Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Tangkap Terduga  Pengedar Narkoba di Habinsaran
Langsa Expo 2026 Berbagi Kebahagiaan, 20 Anak Yatim Piatu Nikmati Wahana dan Kuliner Gratis
Praktik Kepemimpinan Berbasis Kinerja Terukur – 4 Sasaran 8 Indikator, Pohon Kinerja, Tindaklanjut 7 Rekomendasi AKIP & SAKIP Predikat A Nilai 87,15 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Kegiatan di Masjid At-Taubah Dibimbing Pengajar Kemenag Kota Pekanbaru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bapas Kelas I Medan Dampingi Persidangan Dua ABH di PN Lubuk Pakam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kenaikan Pangkat Pegawai Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Integritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadir Bersama Kepala UPT se-Riau – Tahapan Penting Pengabdian ASN, Pengukuhan Status dan Awal Tanggung Jawab Besar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi Dan Tamping Pekerja

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Berita Terbaru