TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
16/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung, 16 September 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan kemandirian melalui perawatan tanaman dan budidaya ikan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Tanjung. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan pengawasan petugas serta pendampingan peserta magang, Rabu (16/9/2026).

Di tengah kondisi musim kemarau, warga binaan bersama peserta magang melakukan penyiraman tanaman di area kebun SAE. Penyiraman dilakukan secara lebih intensif untuk menjaga kelembapan tanah dan memastikan tanaman memperoleh kebutuhan air yang cukup sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Selain perawatan tanaman, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemberian pakan ikan sebagai bagian dari pemeliharaan budidaya perikanan yang menjadi salah satu program pembinaan kemandirian di Rutan Tanjung.

Petugas bersama warga binaan dan peserta magang turut melakukan pengecekan kondisi ikan secara berkala. Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik, aktivitas pergerakan ikan, serta kondisi lingkungan kolam sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan perkembangan ikan sekaligus mencegah potensi gangguan dalam proses budidaya.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan bahwa perawatan tanaman dan budidaya ikan merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Di tengah kondisi musim kemarau, perawatan tanaman dan budidaya ikan perlu dilakukan secara lebih intensif.
Kami terus mendorong Warga Binaan untuk terlibat aktif dalam setiap proses perawatan, dengan pendampingan petugas dan peserta magang, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjaga keberlangsungan program SAE, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan sikap tanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Tanjung berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian dengan memanfaatkan area SAE sebagai sarana pembelajaran sekaligus aktivitas produktif bagi warga binaan.
Perawatan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan diharapkan mampu menjaga produktivitas tanaman dan budidaya ikan, sekaligus memberikan pengalaman serta keterampilan praktis bagi WBP sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat, Ungkapnya.
(***)


































