TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
16/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangkaraya Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palangka Raya terus berkomitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal dengan mengedepankan profesionalisme, nilai-nilai kemanusiaan, serta memperhatikan aspek keselamatan dan prosedur kesehatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penggalian data dan informasi terhadap seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berusia 82 tahun yang sedang menjalani perawatan di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Kamis (15/10/2026).

WBP lanjut usia tersebut diketahui telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua bulan akibat penyakit tuberkulosis (TBC). Kondisi kesehatannya mengharuskan yang bersangkutan menjalani perawatan secara terpisah dari WBP lainnya sesuai dengan kebutuhan medis.
Meski menghadapi kondisi khusus, PK Bapas Palangka Raya tetap melaksanakan penggalian data dan informasi sebagai bagian dari proses penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk usulan integrasi. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan terkait usulan integrasi bagi warga binaan.
Dalam pelaksanaannya, PK Bapas Palangka Raya tetap memperhatikan kondisi kesehatan WBP serta menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan yang berlaku guna meminimalkan risiko penularan penyakit. Dengan demikian, pelaksanaan tugas tetap berjalan tanpa mengabaikan perlindungan kesehatan bagi petugas maupun warga binaan.
Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menegaskan bahwa pelayanan pemasyarakatan harus senantiasa mengutamakan profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk dalam menangani warga binaan yang berada dalam kondisi khusus.
“Setiap pelayanan pemasyarakatan harus tetap dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk ketika menghadapi kondisi khusus seperti WBP lanjut usia yang sedang menjalani perawatan,” jelas Theo Adrianus.
Ia menambahkan, pelaksanaan tugas Pembimbing Kemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pemenuhan persyaratan administrasi, tetapi juga membutuhkan kepekaan terhadap kondisi, kebutuhan, dan situasi yang dihadapi setiap individu.
Melalui kegiatan ini, Bapas Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan sesuai prosedur dengan tetap menghormati hak dan martabat warga binaan, Terangnya.
#Kemenimipas #DitjenpasKalteng #Hensah #TheoAdrianus #BapasPalangkaRaya
(***)


































