Kolaborasi Satgas PRR, KKP dan Pemko Langsa, Pulihkan 300 Hektare Tambak Masyarakat Pascabencana

Zul

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:54 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas PRR, dan perwakilan KKP bersama Wali Kota Langsa menebar benih udang vaname ke tambak, (Foto : Istimewa).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI

Kota Langsa – Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa terus menunjukkan perkembangan. Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Kota Langsa kembali melakukan intervensi tambak masyarakat melalui penebaran benih udang vaname di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Rabu (7/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Satgas PRR Pusat, Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., bersama Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyerahkan bantuan coolbox dan benih udang vaname sekaligus melakukan penebaran benih secara simbolis.

Kegiatan ini merupakan tahap kedua intervensi pemulihan tambak seluas 245 hektare. Sebelumnya, tahap pertama telah mencakup 55 hektare. Dengan demikian, total ±10.000.000, benih untuk 300 hektare tambak masyarakat telah mendapatkan intervensi bantuan benih dan pakan.

Guslin mengatakan, pemulihan pascabencana harus diarahkan pada kembalinya aktivitas produktif masyarakat.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya menerima bantuan untuk bertahan. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat dapat kembali berproduksi, kembali memiliki penghasilan, dan secara bertahap membangun kembali kehidupannya melalui usaha yang mereka kuasai,” ujar Guslin.

Menurutnya, intervensi 300 hektare tersebut bukan sekadar angka luasan, tetapi merupakan ruang ekonomi masyarakat yang kembali didorong agar produktif.

Guslin juga memastikan pemerintah pusat akan terus menjalankan program pemulihan di wilayah terdampak bencana hingga 2028.

“Yang bisa saya pastikan dari pusat, telah dianggarkan Rp101 triliun untuk seluruh provinsi yang terkena dampak bencana sampai 2028, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Khusus di Aceh, termasuk Kota Langsa, sampai dengan 2028 program pemerintah pusat akan terus kita jalankan,” katanya.

Lebih lanjut, Ia juga mengapresiasi perkembangan pemulihan di Kota Langsa yang menurutnya didukung kerja sama antar pemangku kepentingan serta komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat.

“Dari 13 indikator pemulihan di pusat, Kota Langsa adalah yang paling hijau indikatornya. Saya ke sini untuk memastikan sejauh mana penanganan selama 2026, khususnya terkait pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Langsa,” ujarnya.

Dari hasil kunjungan ke sejumlah titik pemulihan, Guslin menyebut progres rehabilitasi dan rekonstruksi telah berada di atas 60 persen pada sejumlah sektor. Namun, beberapa penanganan masih memerlukan tindak lanjut, termasuk di kawasan Krueng Langsa yang menjadi kewenangan penanganan lebih lanjut oleh pemerintah provinsi.

Selain bantuan untuk tambak, pada kesempatan tersebut juga diserahkan 45 paket coolbox kepada 10 Unit Pengolah Ikan (UPI) di Kota Langsa. Bantuan ini diharapkan mendukung penanganan dan menjaga mutu hasil perikanan sekaligus memperkuat mata rantai usaha masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas PRR serta KKP atas dukungan dalam pemulihan Kota Langsa pascabencana.

“Alhamdulillah, sampai dengan hari ini Satgas PRR sangat banyak membantu Kota Langsa pascabencana. Khususnya hari ini kita membagikan bibit udang kepada kelompok masyarakat dengan jumlah luasan mencapai 300 hektare,” ujar Jeffry.

Ia menambahkan, penyerahan coolbox juga menjadi bentuk dukungan nyata dalam menggerakkan kembali sektor pengolahan hasil perikanan di Kota Langsa.

“Hari ini membuktikan Satgas PRR bergerak cepat dan telah banyak membantu kami Pemerintah Kota Langsa. Dalam bidang perikanan, kita juga menyerahkan coolbox yang tentunya sangat membantu para pengrajin dalam pengolahan hasil perikanan di Kota Langsa,” katanya.

Jeffry berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah terus berlanjut sehingga bantuan yang disalurkan mampu mendorong masyarakat kembali berproduksi dan meningkatkan pendapatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Gampong Timbang Langsa guna meninjau lokasi lahan huntap dan landasan pesawat serta pelabuhan Kuala Langsa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah berharap produksi petani tambak yang telah diintervensi dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan dampak lanjutan terhadap pendapatan pembudidaya, aktivitas tenaga kerja, perdagangan sarana produksi, distribusi hasil perikanan, hingga kegiatan pengolahan.

Turut hadir Wakil Ketua Satgas PRR Kombes Pol Reinhard Reimond Huwae, S.I.K., Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf. Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P., yang diwakili Danramil 22/Langsa Barat Kapten Kav. Khairul Nizam, Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Sopian, M.Pd., M.M., Kepala BPBD Kota Langsa Dr. Yusuf Akbar, MKM, Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Perhubungan Nazaruddin, SE, Kabid Perikanan DPPKP Zulham, ST, serta Tim Satgas PRR dan perwakilan KKP RI.

Berita Terkait

Bapas Palangka Raya Ikuti Sidang TPP, Tujuh Usulan Integrasi Warga Binaan Disepakati
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Labuhan Deli Gelar Edukasi Kesehatan Bersama Dokter dan Bagikan Vitamin C
Peringati HUT KORPRI ke-55, Pemko Langsa Gelar Pertandingan Minisoccer dan Badminton Antarinstansi
Lapas Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Bersinar Perkuat Pengawasan dan Integritas Petugas
Ditjenpas Pindahkan 313 Narapidana Risiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Dengan Pengawalan Ketat Cilacap
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Tangkap Terduga  Pengedar Narkoba di Habinsaran
Langsa Expo 2026 Berbagi Kebahagiaan, 20 Anak Yatim Piatu Nikmati Wahana dan Kuliner Gratis
Praktik Kepemimpinan Berbasis Kinerja Terukur – 4 Sasaran 8 Indikator, Pohon Kinerja, Tindaklanjut 7 Rekomendasi AKIP & SAKIP Predikat A Nilai 87,15 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Kegiatan di Masjid At-Taubah Dibimbing Pengajar Kemenag Kota Pekanbaru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bapas Kelas I Medan Dampingi Persidangan Dua ABH di PN Lubuk Pakam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kenaikan Pangkat Pegawai Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Integritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadir Bersama Kepala UPT se-Riau – Tahapan Penting Pengabdian ASN, Pengukuhan Status dan Awal Tanggung Jawab Besar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi Dan Tamping Pekerja

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Berita Terbaru