TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
12/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangka Raya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya terus memperkuat sinergi dengan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya guna memastikan pelaksanaan pembinaan Anak Binaan berjalan terarah, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Melalui koordinasi dan kerja sama yang berkelanjutan, program pembinaan diharapkan mampu mendukung perkembangan pribadi, membangun kemandirian, serta mempersiapkan Anak Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan di LPKA dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pembinaan awal, pembinaan lanjutan tahap pertama, pembinaan lanjutan tahap kedua, hingga pembinaan akhir.
Setiap tahapan dirancang dengan tujuan dan pendekatan yang disesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan Anak Binaan agar proses pembinaan dapat berlangsung secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dalam pelaksanaannya, Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk pembinaan awal memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang tepat sasaran. Litmas memberikan gambaran menyeluruh mengenai latar belakang keluarga, lingkungan sosial, kondisi pribadi, serta faktor-faktor yang melatarbelakangi anak melakukan tindak pidana.
Hasil penelitian tersebut menjadi acuan dalam menentukan bentuk pembinaan yang sesuai, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik, kebutuhan, dan potensi masing-masing Anak Binaan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya Bapas Palangka Raya, Mujiono, melaksanakan penggalian data secara langsung di LPKA Kelas II Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelengkapan dan keakuratan informasi yang diperlukan dalam penyusunan Litmas, sehingga rekomendasi program pembinaan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anak Binaan.
Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menjelaskan bahwa penggalian data secara langsung menjadi bagian penting dalam menghasilkan Litmas yang objektif dan komprehensif.
“Proses penggalian data dilakukan secara objektif dan komprehensif sehingga memudahkan PK dalam melakukan analisis dan menentukan rekomendasi program pembinaan yang paling tepat bagi setiap Anak,” jelas Theo Adrianus.
Melalui sinergi antara Bapas dan LPKA Palangka Raya, diharapkan pelaksanaan pembinaan Anak Binaan semakin terarah dan efektif.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada masa depan anak, Terangnya.
(***)


































