Tagana Masuk Sekolah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Siswa Didorong Jadi Agen Keselamatan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:38 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Nurdin, S.Ag., M.Pd., kepala Sekolah SMP Negeri  9 dari 443 murid hnnya 25 siswa Dilatih, dewan guru  Mendampingi, Selasa (13/10/2026)

TLii | BANDA ACEH – Membangun budaya sadar bencana sejak bangku sekolah menjadi sasaran program Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang dilaksanakan Dinas Sosial Aceh bersama Dinas Sosial Kota Banda Aceh dan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana). Melalui edukasi mitigasi dan simulasi kebencanaan, para pelajar dibekali pengetahuan untuk mengenali ancaman, melindungi diri, serta bertindak tepat ketika bencana terjadi.

Program yang dikoordinasikan Bidang Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinas Sosial Aceh dan TAGANA Aceh, dan TAGANA kota Banda Aceh tersebut Bekerja Sama dengan Dinsos Kota Banda Aceh tersebut menyasar sejumlah sekolah di Banda Aceh, yang digelar pada 12–14 Oktober 2026.

Di SMP Negeri 9 Banda Aceh, kegiatan diawali dengan penyegaran bersama di lapangan apel yang diikuti 443 siswa dan dewan guru atas jal ini dilakukan atas arahan Kepala Sekolah, Dr. Nurdin, S.Ag., M.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman warga sekolah akan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Nurdin mengapresiasi Dinas Sosial Aceh, Dinas Sosial Kota Banda Aceh, serta tim Tagana Aceh dan Tagana Kota Banda Aceh yang telah memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa.

Ia berharap program TMS dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelajar memahami langkah penyelamatan diri saat menghadapi keadaan darurat.  25 Siswa  dari 443 murid yang telah mengikuti kegiatan dapat dilibatkan sebagai Sahabat Tagana.

Pihak sekolah siap memfasilitasi sekretariat atau posko sebagai ruang kolaborasi dalam kegiatan sosial dan edukasi kebencanaan.

Pada Sesi FGD,Salah seorang siswa, Nauzul Salsabila, turut berinteraksi dengan pemateri melalui pertanyaan mengenai alasan dibentuknya Tagana. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan pemahaman siswa tentang peran relawan TAGANA dan Kiprah nya dalam penanggulangan bencana.

Sementara itu, Subkoordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahmad, A.Ks., M.Si., yang akrap disapa “Kang Yanyan,  mengawal kegiatan Seluruh TMS di 12 Lokasi, Hari ini ikut Serta Memandu Tim di SMP Negeri 4 Peunayong di hari kedua TMS di Gelar, menekankan  pentingnya pendidikan pengurangan risiko bencana (PRB) bagi pelajar.

Menurutnya, siswa perlu memahami potensi ancaman, jalur evakuasi, titik kumpul, serta tindakan penyelamatan diri. Edukasi juga diarahkan untuk membentuk siswa sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan pengetahuan kebencanaan kepada keluarga dan masyarakat.”Harap Kang Yanyan.

Pada hari kedua, tim yang dipimpin Didi Agustiar menyasar SMP Negeri 8 Darussalam.

Lebih Lanjut Kang Yanyan Mendorong Tim Melalui Pendekatan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) digunakan untuk mendorong siswa mengenali risiko, menyusun gagasan keselamatan, dan melatih kepemimpinan dalam situasi darurat.

Melalui rangkaian TMS, Dinas Sosial Aceh berharap sekolah semakin siap menghadapi ancaman gempa bumi, banjir, kebakaran, dan angin kencang. Pengetahuan yang disertai latihan diharapkan membentuk pelajar yang tanggap, terampil, dan tidak mudah panik ketika bencana terjadi, Harapnya.*[TU]

Berita Terkait

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS
Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Bhayangkari Gelar Khitanan Massal, Donor Darah, dan Santunan bagi Anak di Pidie Jaya
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
Dikonfirmasi soal Dana SPP, Kepala SMA Negeri 3 Kutacane Diduga Blokir Nomor Wartawan, Transparansi Dipertanyakan
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026
Penelusuran Jejak Sejarah Multietnis dan Bahasa Daerah Generasi Z di Kota Langsa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru