Aceh Utara Gaspol Digitalisasi, Ayah Wa Gandeng Komdigi Perkuat Layanan Publik

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:26 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|JAKARTA — Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria terkait upaya penguatan ekosistem transformasi digital di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, Ayah Wa meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat digital public infrastructure, meningkatkan interoperabilitas sistem antarlembaga, serta mendorong pemanfaatan identitas digital guna menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, efektif, dan inklusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan pemerintah pusat melalui Kementerian Komdigi akan memperkuat ekosistem transformasi digital. Berbagai program seperti layanan publik berbasis daring, portal pengaduan masyarakat, hingga literasi digital akan terus kami optimalkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Ayah Wa.

 

Ia juga berharap Kementerian Komdigi dapat memperkuat infrastruktur digital dan telekomunikasi, khususnya akses jaringan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta pengembangan program desa digital. Menurut dia, masih terdapat sejumlah gampong di Aceh Utara yang belum terjangkau layanan telekomunikasi secara optimal akibat kondisi geografis dan dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

 

“Masih ada beberapa wilayah yang mengalami keterbatasan akses sinyal komunikasi atau blank spot. Karena itu, kami berharap adanya perhatian dan dukungan khusus dari Kementerian Komdigi,” ujarnya.

 

Ayah Wa menambahkan, kehadiran platform digital akan memperluas jangkauan pemasaran produk masyarakat sekaligus memperkuat sistem berbagi data (data sharing) dan interoperabilitas antarlembaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung sistem pemerintahan digital yang terintegrasi, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di sektor publik.

 

Menurut dia, transformasi digital tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat hingga ke tingkat gampong.

 

“Aceh Utara memiliki wilayah yang sangat luas, terdiri atas 852 gampong di 27 kecamatan. Karena itu, digitalisasi pemerintahan menjadi kebutuhan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa penerapan digital government akan mempercepat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

 

“Dengan adanya pemerintahan digital, masyarakat akan merasa lebih diperhatikan, didengar, dan mendapatkan pelayanan yang lebih cepat,” ujar Ayah Wa.

 

Menurut dia, masyarakat saat ini menginginkan layanan yang cepat, terintegrasi, dan tanpa hambatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komdigi guna mempercepat implementasi transformasi digital di daerah.

 

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, seamless, dan terintegrasi. Ini menjadi tantangan sekaligus arah baru reformasi birokrasi digital yang akan terus kami dorong bersama Kementerian Komdigi,” katanya.

Berita Terkait

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 
Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah
Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”
Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan
Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan
Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus
Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Berita Terbaru