TLii | SUMUT LAPAS PEREMPUAN KLS IIA PEKAN BARU
22/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Pekanbaru, 22 September 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru menerima kunjungan Tim Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Riau dalam rangka melaksanakan pengawasan terhadap penggunaan dan penyimpanan senjata api non-organik Polri/TNI, Selasa (22/9).

Kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pengelolaan senjata api non-organik Polri/TNI di lingkungan Lapas Perempuan Pekanbaru berjalan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Pengawasan dilakukan untuk memastikan keberadaan, penggunaan, penyimpanan, serta kelengkapan administrasi senjata api tercatat dan terkelola dengan baik.

Kedatangan Tim Dit Intelkam Polda Riau disambut oleh jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan terhadap administrasi, kondisi senjata api, serta berbagai kelengkapan pendukung. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan aspek keamanan dan pengelolaan senjata api telah memenuhi standar serta ketentuan yang ditetapkan.
Jajaran Lapas Perempuan Pekanbaru turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan dengan memastikan proses pemeriksaan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Koordinasi antara jajaran Lapas dan Tim Dit Intelkam Polda Riau juga dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pengawasan dapat terlaksana secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya terkait pengelolaan sarana pendukung keamanan. Pengawasan secara berkala diharapkan dapat mencegah potensi penyalahgunaan serta memastikan seluruh perlengkapan keamanan dikelola secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan secara optimal, Tegasnya.
(***)


































