Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan” — Muhtarudin, Kepala SMAN 1 Putri Betung Raih Peringkat 2 Kepala SMA Dedikatif Terbaik se-Aceh

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 11:31 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH |Banda Aceh, 5 November 2025 — Dunia pendidikan Gayo Lues kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Putri Betung, Muhtarudin, S.Pd.I., M.Pd, berhasil meraih peringkat 2 Kepala SMA Dedikatif Terbaik Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi Provinsi Aceh yang digelar di Hotel The Pade, Banda Aceh, Selasa (4/11).

Acara bergengsi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, serta dihadiri oleh Komisi D DPRA, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Aceh atau perwakilannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan se-Aceh, termasuk Kacabdin Gayo Lues, Basri, S.Pd, dan Kepala Balai Guru dan Tendik Aceh, Muhammadi, S.Com., M.Si.

Penghargaan untuk Muhtarudin diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Langsa, Salamuddin, S.Pd.I, mewakili Dinas Pendidikan Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ajang tersebut, Muhtarudin mempresentasikan karya praktik baik berjudul “Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan: Strategi Sekolah dalam Penjemputan Anak Rentan Putus Sekolah.”

Karya ini mengisahkan perjuangan sekolah di daerah terpencil Kecamatan Putri Betung dalam memastikan setiap anak tetap bersekolah meski dihadapkan pada kondisi geografis sulit dan keterbatasan ekonomi.

“Bagi kami di daerah, pendidikan bukan hanya soal mengajar di kelas, tapi juga soal menjemput semangat anak-anak agar tidak menyerah pada keadaan. Ada siswa yang harus menempuh perjalanan jauh, ada yang hampir berhenti sekolah karena faktor ekonomi, tapi kami berusaha hadir memberi solusi,” tutur Muhtarudin penuh haru seusai menerima penghargaan.

Dengan kerendahan hati, Muhtarudin menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah kerja sama seluruh pihak di SMAN 1 Putri Betung.

> “Saya tidak bekerja sendiri. Semua guru, staf, komite sekolah, hingga masyarakat sekitar turut berperan. Kami hanya ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Putri Betung yang kehilangan harapan untuk sekolah. Kami bekerja dengan sepenuh hati, melayani dengan ikhlas, semata-mata mengharap ridho Ilahi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menghadirkan terobosan baru demi meningkatkan mutu pendidikan di wilayah terpencil.

> “Bagi kami, penghargaan ini adalah amanah. Artinya, kami harus terus memperbaiki diri dan memperluas pengabdian agar pendidikan di daerah tertinggal tidak tertinggal dalam kualitas dan semangat,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para kepala sekolah yang telah menunjukkan dedikasi dan inovasi luar biasa, meskipun bertugas di daerah dengan keterbatasan fasilitas.

“Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan pengabdian para pendidik yang terus menghadirkan praktik baik dan dampak nyata bagi peserta didik di seluruh Aceh,” ujarnya.

SMAN 1 Putri Betung dikenal dengan program inovatifnya “Sekolah Menjemput Anak.” Dalam program ini, guru dan kepala sekolah bekerja sama dengan perangkat desa untuk mendatangi rumah-rumah siswa yang berpotensi putus sekolah, memberikan semangat, dukungan moral, dan bantuan pendidikan.

Program ini berhasil menekan angka putus sekolah sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar anak-anak di pelosok.

Sebagai penutup, Muhtarudin berharap semangat “menyalakan harapan di tengah keterbatasan” dapat menjadi gerakan kolektif bagi semua pihak dalam memajukan pendidikan di Aceh.

“Selama kita meniatkan pengabdian ini untuk kemaslahatan dan ridho Allah, insyaallah setiap langkah kecil akan membawa perubahan besar,” tutupnya dengan senyum penuh ketulusan.

 

(Kang Juna)

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Target 2027: Bapas Palangka Raya Siapkan Diri Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB