Di Tengah Kesibukan, Lismawani Raih Doktor ke-354 di UIN Ar-Raniry, Rektor Apresiasi Disertasi Model Meuseuraya-Integratif

ZULKARNAINI

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:05 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii..Banda Aceh,— Lismawani meraih gelar doktor ke-354 di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Jumat (10/4/2026), di tengah berbagai kesibukan dan tantangan pribadi yang dihadapinya.

Selain sebagai istri Bupati Aceh Timur Iskandar Al-Farlaky, Lismawani juga dikenal sebagai seorang ibu rumah tangga dan guru. Peran berlapis tersebut dijalaninya secara bersamaan, bahkan ketika ia harus menuntaskan studi doktoralnya.

Ia menyelesaikan disertasi dan seminar hasil saat masih menjalani masa kehamilan, bahkan di tengah banjir bandang yang melanda Aceh Timur. Sidang promosi doktor kemudian digelar saat usia bayinya genap dua bulan setelah kelahiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang terbuka promosi doktor dipimpin oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, MA. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. T. Zulfikar, M.Ed, Dr. Silahuddin, M.Ag, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A, dan Prof. Habiburrahim, S.Ag., M.Com., Ph.D, dengan sekretaris Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag.

Dalam sambutannya, Mujiburrahman menyampaikan apresiasi terhadap capaian Lismawani. Ia menilai keberhasilan tersebut mencerminkan ketekunan dalam menempuh pendidikan tinggi di tengah keterbatasan.

“Di tengah kesibukan dan berbagai peran yang dijalani, beliau tetap mampu menyelesaikan studi hingga meraih gelar doktor,” ujarnya.

Disertasi Lismawani mengkaji implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bermutu melalui penguatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Penelitian yang dilakukan di Kabupaten Aceh Timur itu menunjukkan bahwa kebijakan PAUD telah didukung oleh regulasi daerah, namun implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti ego sektoral antarorganisasi perangkat daerah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta akses internet yang belum merata di wilayah pelosok.

Sebagai temuan utama, Lismawani menawarkan Model Meuseuraya-Integratif, yakni pendekatan berbasis kearifan lokal Aceh yang menggabungkan nilai gotong royong (meuseuraya) dengan tata kelola pemerintahan serta prinsip hifz al-nasl dalam maqashid syariah.

Model tersebut menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Selain itu, peran Bunda PAUD dinilai strategis sebagai penggerak sekaligus penghubung lintas sektor.

Dalam sidang, ketua penguji memberikan catatan agar hasil penelitian diperkuat dengan dokumentasi visual lapangan. Sementara itu, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A memberikan sejumlah masukan untuk penyempurnaan substansi disertasi.

Dalam kesempatan itu, Lismawani menyampaikan terima kasih kepada para promotor, keluarga, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses studinya. Ia menekankan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dorongan pembimbing serta dukungan keluarga dan doa masyarakat.

“Tanpa bimbingan dan dorongan promotor, capaian ini sulit terwujud. Dukungan keluarga dan doa masyarakat Aceh Timur menjadi kekuatan besar bagi saya khususnya dukungan suami tercinta,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan civitas akademika UIN Ar-Raniry yang telah memberikan dukungan selama proses studi berlangsung.

Sebagai rekomendasi, ia mengusulkan integrasi sistem pelaporan guru dalam satu aplikasi terpadu serta penguatan regulasi pemanfaatan dana desa untuk mendukung pembiayaan PAUD.

Capaian tersebut dinilai tidak hanya sebagai prestasi akademik, tetapi juga mencerminkan keteguhan dalam menjalani berbagai peran sekaligus, baik sebagai akademisi, pendidik, ibu rumah tangga, maupun pendamping kepala daerah.

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda, Illiza Tunjuk Sulthan Muhammad Yus sebagai Jubir Pemko Banda Aceh
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat
Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba
Cendikia Peutrang Nanggroe Ajak Warga Aceh Kibarkan Bendera Alam Peudeung untuk Perdamaian
Irjen Pol. Ruddi Setiawan Pimpin Sertijab Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Latif Usman Resmi Bertugas
Kapolda Aceh Sampaikan Apresiasi kepada Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo saat Kenal Pamit
Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Aceh Gelar Donor Darah
Kapolda Aceh Turun Langsung Pastikan Lalu Lintas Aman dan Lancar: Kehadiran Polisi Harus Dirasakan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Dipimpin Kalapas Mochamad Mukaffi, Jajaran Lapas Binjai Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut Hari Bakti

Jumat, 6 November 2026 - 20:50 WIB

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Perempuan Medan Gelar Aksi Gotong Royong

Jumat, 6 November 2026 - 20:31 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Inovasi Pembinaan Produktif Berkelanjutan Observasi Lapangan Budidaya Ulat Maggot di Rumah Maggot BSF Refri Farm Stabat

Jumat, 6 November 2026 - 19:51 WIB

Di Balik Tembok Jeruji Tersimpan Kisah Penyesalan Kerinduan Perjuangan Harapan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Belajar Berubah Perbaiki Diri

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

PTPN I Regional 1 Gelar Awareness Pengelolaan Pengarsipan Administrasi Inisiasi Head Office PTPN I Bersama ANRI 2-4 November 2026 di Kantor Regional

Jumat, 6 November 2026 - 14:10 WIB

Reses ke-3 DPRD Toba Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi untuk Pembangunan Toba

Jumat, 6 November 2026 - 00:09 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Kamis, 5 November 2026 - 23:57 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Berita Terbaru