TLii|PIDIE JAYA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI mendorong pelaku UMKM dan penggiat ekonomi kreatif di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat pemulihan usaha pascabencana banjir dan longsor melalui penguatan kapasitas dan inovasi ekonomi kreatif.
Dorongan tersebut disampaikan melalui kegiatan Adcamp Skill Up Lab yang diikuti 60 pelaku UMKM dan penggiat ekonomi kreatif se-Kabupaten Pidie Jaya di Aula Bappeda Pidie Jaya, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Pidie Jaya Munawar Ibrahim bersama Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenkraf RI, Selliane Halia Ishak.
Selliane mengatakan pelaku UMKM tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Agar mampu bersaing dan memperluas pasar, pelaku usaha juga perlu memperkuat identitas dan cara memasarkan produknya.
Menurutnya, terdapat tiga aspek penting yang perlu diperhatikan pelaku usaha, yakni branding, packaging, dan promotion.
“Produk tidak hanya berbicara tentang jumlah produksi dan teknologi industri. Yang penting juga bagaimana sebuah produk dikenal masyarakat dan nilai produknya meningkat melalui branding, packaging, dan promotion,” kata Selliane.
Ia menjelaskan, Adcamp Skill Up Lab tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan industri kreatif dan masyarakat.
Pelatihan tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi Pidie Jaya setelah bencana banjir dan longsor. Kemenkraf mendorong pengembangan sejumlah subsektor ekonomi kreatif, di antaranya periklanan, penerbitan, dan fotografi, sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Peserta Adcamp ini harus jadi dan memberikan nilai tambah terhadap ekonomi kreatif di Kabupaten Pidie Jaya,” ujarnya.
Selliane juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial secara lebih produktif. Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi ruang untuk membuat dan menyebarkan konten, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun merek, memperkenalkan produk, sekaligus membuka peluang pasar.
Sementara itu, Sekda Pidie Jaya Munawar Ibrahim mengatakan bencana banjir dan longsor telah berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan ekonomi daerah.
“Pelatihan ini merupakan momentum kebangkitan pascabencana dengan mengasah kemampuan dan meningkatkan skill. Kami meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, kemudian mempraktikkan dan mengembangkannya,” kata Munawar.
Ia mengapresiasi dukungan Kemenkraf RI terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Pidie Jaya. Munawar berharap keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat langsung diterapkan untuk memperkuat usaha, meningkatkan nilai produk, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kegiatan Adcamp Skill Up Lab tersebut mengusung semangat “Ekraf Peduli, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya Menguatkan Kreativitas, Menggerakkan Ekonomi Pascabencana.”


































