TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
14/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 14 Mei 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan penertiban terhadap enam titik perlintasan sebidang tidak resmi di wilayah operasionalnya sepanjang Mei 2026 guna meningkatkan standar keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.
Langkah penertiban ini bertepatan dengan momentum libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus, di mana mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api mengalami peningkatan signifikan.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penertiban tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meminimalisasi potensi insiden yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang.

“Penertiban perlintasan dilakukan secara bertahap untuk mengurangi potensi kecelakaan serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan, terutama di tengah peningkatan animo masyarakat untuk melakukan perjalanan saat libur panjang ini,” ujar Anwar di Medan, Kamis (14/5).
Adapun enam titik perlintasan yang ditertibkan tersebar di tiga wilayah, yakni Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Asahan, dan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Di Kota Tebing Tinggi, penertiban dilakukan di KM 82+100 petak jalan Tebing Tinggi–Lidah Tanah dan KM 03+200 petak jalan Tebing Tinggi–Bajalingge. Sementara di Kabupaten Asahan, penertiban dilakukan di KM 21+300 dan KM 22+400 petak jalan Teluk Dalam–Puluraja. Sedangkan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, penertiban dilakukan di KM 39+500 dan KM 39+900 petak jalan Puluraja–Aek Loba.
Selain melakukan penertiban fisik, KAI juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar jalur rel agar tidak membuat akses jalan ilegal yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
Berdasarkan data KAI Divre I Sumut, sebanyak 21.980 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 14 hingga 17 Mei 2026. Khusus pada Kamis (14/5), tercatat sebanyak 7.092 pelanggan telah memesan tiket hingga pagi hari.
Untuk menghindari antrean dan memberikan kemudahan kepada pelanggan, KAI mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi pemesanan tiket.
“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kanal digital tersebut. Selain lebih efisien, calon pelanggan tidak perlu datang langsung ke stasiun hanya untuk memesan tiket sehingga perencanaan perjalanan menjadi lebih praktis dan pasti,” kata Anwar.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional dan ketepatan waktu perjalanan agar masyarakat dapat menikmati momen libur panjang dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan, Terangnya.
(***)



























