Tanam 100 Pohon Mangga, KSB Meurah Siaga Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan di Pidie Jaya

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:28 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | PIDIE JAYA,ACEH  – Kampung Siaga Bencana (KSB) Meurah Siaga, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, menggelar aksi penghijauan dengan menanam 100 pohon mangga di Desa Lhok Sandeng, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan bertajuk Go Green tersebut menjadi bagian dari komitmen relawan KSB Meurah Siaga dalam mendukung mitigasi bencana berbasis lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi penanaman pohon yang prakarsai oleh relawan KSB Meurah Siaga, difukung Taruna Siaga Bencana (Tagana), tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membangun ketangguhan menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

KSB Meurah Siaga merupakan organisasi relawan penanggulangan bencana tingkat kecamatan yang diprakarsai dan dibentuk Kementerian Sosial RI.

Organisasi ini baru dibentuk dan dikukuhkan oleh Bupati Pidie Jaya melalui dukungan pendanaan APBN Kementerian Sosial RI, bekerja sama dengan Dinas Sosial Aceh, Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Pidie Jaya, serta didukung Tagana Aceh dan Tagana Kabupaten Pidie Jaya.

Ketua KSB Meurah Siaga, Iqbal Yusuf, S.E., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kapasitas relawan melalui pelatihan, kolaborasi lintas sektor, dan berbagai aksi kemanusiaan guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.”Harapnya

Tagana Utama Indonesia asal Aceh sekaligus perintis Tagana Indonesia tahun 2004, Tarmizi Umar, menjelaskan bahwa KSB bukan sekadar lembaga kemanusiaan di tingkat desa, melainkan organisasi relawan penanggulangan bencana di tingkat kecamatan yang beranggotakan perwakilan desa-desa rawan bencana. Seluruh anggota memperoleh pelatihan dari Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Aceh, Tagana Aceh, dan praktisi kebencanaan serta dibekali sertifikat kompetensi.

Menurutnya, KSB memiliki peran sebagai pelopor mitigasi bencana, mitra pemerintah dalam penanganan darurat, serta penggerak edukasi masyarakat. Sesuai Peran,Tugas dan Fungsi KSB

Peran KSB Pelopor Mitigasi:Mengubah pola pikir masyarakat agar lebih adaptif, siaga, dan mampu mengenali ancaman bencana di lingkungan sekitarnya.

Mitra Pemerintah Menjadi perpanjangan tangan dari instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penanganan awal.

Tugas Pokok KSB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Melakukan simulasi atau pelatihan evakuasi, penyuluhan kepada warga, dan pemetaan jalur evakuasi.

Tanggap Darurat: Melakukan evakuasi korban, mendirikan tenda darurat, mengelola dapur umum, dan memberikan pertolongan pertama.

Pengelolaan Logistik: Mengelola lumbung sosial yang berisi cadangan makanan, tenda, dan perlengkapan darurat lainnya untuk didistribusikan kepada warga terdampak.Fungsi KSB

Fungsi Pencegahan: Meminimalisir kerentanan dan meningkatkan kapasitas masyarakat agar kerugian materiil maupun korban jiwa dapat ditekan.Fungsi Perlindungan:

Memberikan rasa aman bagi warga setempat melalui kesiapan sistem peringatan dini (early warning system).

Fungsi Pemulihan: Membantu percepatan proses pemulihan sosial dan lingkungan pasca-bencana.

Selain melakukan pelatihan evakuasi, pemetaan jalur evakuasi, dan sosialisasi pengurangan risiko bencana, KSB juga mengelola Lumbung Sosial sebagai cadangan logistik yang berisi bahan pangan, sandang, perlengkapan memasak, dan kebutuhan darurat untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak sebelum bantuan pemerintah tiba.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M., bersama Subkoordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahnad, A.Ks., M.Si., mengapresiasi inisiatif KSB Meurah Siaga. Mereka berharap kegiatan penghijauan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi KSB lainnya di Aceh dalam memperkuat mitigasi bencana berbasis lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. “[Yahbit]

Berita Terkait

Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program MBG, Bang Brewok : Yang Sudah Ada Di Perkuat
Rembuk Stunting Gampong Rungkom Bahas Pencegahan Stunting dan Perencanaan Pembangunan 2027
Traffic Light Mati di Simpang Jembatan Layang Meureudu,Polisi dan Dishub Langsung Bongkar Penyebabnya
Siaga Sebelum Bencana Datang,Pidie Jaya Gelar Edukasi Kebencanaan Lintas Sektor
“Lahan Jangan Dibakar!Polisi Gandeng Warga Bandar Baru Cegah Karhutla Sebelum Meluas
BUKAN SEKADAR PATROLI! Saat Kota Mulai Sepi, Polisi Bergerak Diam-Diam Jaga Pidie Jaya Sampai Larut Malam
Bupati Pidie Jaya Apresiasi  Dandim 0102/Pidie Tanam 2.000 Mangrove di Pasi Aron
Polisi dan Warga Gercep Berjibaku Singkirkan Pohon Tumbang di Trienggadeng

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:43 WIB

Lapas Perempuan Medan Fasilitasi Bakti Sosial Pemeriksaan USG Payudara Gratis

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Berita Terbaru