TLii | SUMUT | PT PPK
28/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 28 September 2026 PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) menerima kunjungan lapangan PT Danareksa (Persero) dalam rangka pelaksanaan Program Konsolidasi Kawasan Industri BUMN. Kegiatan berlangsung di Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT), Senin (14/9).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi, potensi, serta peluang pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung sebagai bagian dari proses penyusunan kajian konsolidasi kawasan industri BUMN.
PT Danareksa (Persero) ditunjuk oleh PT Danantara Aset Management untuk menyusun kajian terhadap sejumlah objek kawasan industri maupun aset yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan industri, termasuk kawasan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Dalam kunjungan tersebut, tim PT Danareksa (Persero) melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Industri Kuala Tanjung sekaligus berdiskusi dengan jajaran manajemen PT PPK. Peninjauan dilakukan guna memperoleh gambaran aktual mengenai kondisi kawasan dan berbagai aspek yang menjadi bagian dari kajian.
Aspek yang ditinjau mencakup bidang hukum, keuangan, perpajakan, operasional, komersial, teknis, lingkungan, sumber daya manusia, hingga perizinan.
Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan, Dr. Sutanto, bersama jajaran manajemen PT PPK turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, PT PPK memaparkan kondisi kawasan, perkembangan infrastruktur, serta potensi pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung ke depan.
Kegiatan kunjungan lapangan juga menjadi ruang diskusi antara PT PPK dan PT Danareksa (Persero) untuk melihat secara langsung potensi kawasan serta peluang pengembangan yang dapat dioptimalkan.
Koordinator Wilayah PT Danareksa (Persero), Herman Syafi’i, bersama tim yang terdiri dari Aditya Rahman, Ryan Cipta Kusuma, Renny Kamal, dan Kevin HM Aritonang, turut mengikuti rangkaian kunjungan dan diskusi bersama jajaran manajemen PT PPK.
Bagi PT PPK, kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan kondisi dan potensi Kawasan Industri Kuala Tanjung sebagai kawasan yang dikembangkan dalam ekosistem Pelindo Group.
Melalui pertukaran informasi dan diskusi yang dilakukan, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai peluang pengembangan serta optimalisasi kawasan dalam mendukung arah konsolidasi kawasan industri BUMN.
Program konsolidasi kawasan industri BUMN diharapkan dapat mendorong terciptanya pengelolaan kawasan yang semakin terintegrasi dan efektif, sekaligus mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki BUMN.
PT PPK menyatakan akan terus mendukung proses koordinasi serta penyediaan informasi yang dibutuhkan dalam rangkaian penyusunan kajian tersebut, Tutupnya.
(***)
































