TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
07/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 7 Oktober 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat peran angkutan barang berbasis rel dalam mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi logistik di Sumatera Utara. Hingga kuartal III 2026, kinerja angkutan barang KAI Divre I Sumut menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode Juli hingga September 2026, KAI Divre I Sumut melayani sebanyak 238.334 ton angkutan barang, meningkat sekitar 45 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 164.800 ton.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan volume angkutan barang melalui jalur rel menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas distribusi logistik di wilayah Sumatera Utara.
“Pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kelancaran pergerakan barang. Ketika aktivitas industri, perdagangan, pertanian maupun distribusi meningkat, kebutuhan terhadap transportasi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar juga semakin penting.
Dalam konteks tersebut, kereta api menjadi salah satu bagian dari ekosistem logistik yang mendukung pergerakan ekonomi di Sumatera Utara,” ujar Anwar.
Pertumbuhan angkutan barang tersebut sejalan dengan tren positif perekonomian Sumatera Utara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumatera Utara pada kuartal II 2026 tumbuh 5,06 persen secara tahunan (year-on-year).
Selain itu, nilai ekspor Sumatera Utara pada periode Januari–Juli 2026 mencapai US$7,933 miliar, meningkat 12,48 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Menurut Anwar, perkembangan aktivitas ekonomi dan perdagangan tersebut turut membuka peluang bagi penguatan layanan logistik berbasis kereta api, khususnya untuk pengangkutan komoditas dalam jumlah besar.
“KAI Divre I Sumatera Utara melihat pertumbuhan kebutuhan logistik di Sumatera Utara sebagai peluang untuk terus memperkuat layanan angkutan barang berbasis rel, terutama untuk komoditas dengan volume besar dan membutuhkan kepastian jadwal pengiriman,” terang Anwar.
Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Divre I Sumut telah melayani 625.886 ton angkutan barang. Jumlah tersebut tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatatkan volume sebesar 523.385 ton.
Sementara itu, khusus pada September 2026, volume angkutan barang mencapai 75.724 ton, meningkat hampir 50 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 50.775 ton.
Penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang memberikan alternatif bagi pelaku usaha untuk mendistribusikan komoditas dalam jumlah besar dengan layanan yang terjadwal. Moda transportasi berbasis rel juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem logistik yang semakin efisien, terintegrasi, dan mampu mendukung kebutuhan distribusi antarkawasan.
“KAI Divre I Sumatera Utara akan terus melihat potensi pengembangan angkutan barang berdasarkan kebutuhan ekonomi daerah.
Kami ingin kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi penumpang, tetapi juga menjadi salah satu tulang punggung konektivitas logistik yang mendukung industri, perdagangan, dan aktivitas ekonomi masyarakat Sumatera Utara,” pungkas Anwar, Pungkasnya.
(***)
































