PSI Aceh Kecam Tragedi Berdarah di Tiro, Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Bendera Aceh

ZULKARNAINI

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 14:16 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Pidie – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Aceh mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Gampong polue kenari,Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, pada Rabu (4/11/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan menyebabkan dua warga meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ketua DPW PSI Aceh, Rival, menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam tragedi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rival menilai, peristiwa berdarah ini seharusnya tidak perlu terjadi apabila seluruh pihak mampu mengedepankan dialog, menahan diri, serta mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Kami dari PSI Aceh menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami sangat prihatin atas tragedi berdarah di Tiro ini. Seharusnya kejadian seperti ini tidak boleh terjadi, apalagi sampai merenggut nyawa warga sipil,” ujar Rival.

Ia menegaskan, segala bentuk tindakan kekerasan yang berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban jiwa harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, keselamatan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan persoalan di lapangan.

Rival meminta Pemerintah Aceh agar bersikap tegas dan segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan Bendera Aceh yang hingga kini masih menjadi polemik.

Menurut rival persoalan tersebut tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut hingga memicu ketegangan di tengah masyarakat dan berujung pada jatuhnya korban jiwa.

“Persoalan Bendera Aceh harus segera diselesaikan melalui komunikasi dan jalur dialog yang bermartabat. Pemerintah Aceh harus hadir dan mengambil sikap tegas. Jangan sampai persoalan yang belum selesai justru mengorbankan rakyat,” tegas rival.

Rival juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan maupun persoalan simbol daerah tidak seharusnya menjadi alasan terjadinya tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Selain mendesak Pemerintah Aceh, Ketua DPW PSI Aceh tersebut juga meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi secara independen dan menyeluruh.

Ketua DPW PSI Aceh, T Rival Amiruddin meminta seluruh pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut diperiksa agar penyebab jatuhnya dua korban jiwa dapat terungkap secara terang-benderang.”Kami meminta Komnas HAM turun langsung ke Tiro untuk mengusut tuntas peristiwa ini. Siapa pun yang terbukti terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai ada fakta yang ditutup-tutupi dan keluarga korban tidak mendapatkan keadilan,” kata Rival.

PSI Aceh menilai pengungkapan kasus ini penting untuk memastikan keadilan bagi para korban sekaligus mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

Rival berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak memperkeruh suasana. Ia menegaskan bahwa Aceh membutuhkan kedamaian, bukan kekerasan yang kembali menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil.

“Jangan lagi ada air mata dan darah rakyat Aceh akibat persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan melalui dialog. Keadilan bagi korban harus ditegakkan dan keselamatan rakyat harus menjadi yang utama,” tutup Rival.

Berita Terkait

*Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga*
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Polisi Ungkap Dugaan Pabrik Sabu Berkapasitas 500 Kilogram di Pidie, Dua Ruko Diamankan
Angkatan BSG, ZLS, dan STS Aceh Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Aipda Jonni Rahmad
Perkuat Gerakan Literasi di Pidie, Rumah Baca Nuri Gelar Lokakarya Berbasis Digital
Pohon Tumbang Timpa Mobil Pick Up di Pidie, Tujuh Penumpang Meninggal Dunia
Dedikasi Tanpa Batas, Irwansyah Putra Dinilai Layak Pimpin Dinas Sosial Pidie

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Rapat Dipimpin Kabapas Theo Adrianus Hadiri Kakanwil Ditjenpas Kalteng Hensah Kabid Bimkemas Tubagus Chaidir Kabag TU Yudho Yuwono

Kamis, 5 November 2026 - 17:16 WIB

Bapas Palangka Raya Hadiri Sidang TPP 16 Warga Binaan Direkomendasikan Usulan Integrasi Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 21:00 WIB

Rapat Koordinasi Pembentukan Panitia Susun Rangkaian Kegiatan Bahas Teknis Agar Tertib Khidmat Penuh Sukacita

Selasa, 3 November 2026 - 21:44 WIB

Kabapas Theo Adrianus Dukung Penuh BETANG KIPAS Buka Akses Kerja Dan Usaha Mandiri Klien

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Rapat Persiapan Pengukuhan Pengurus Ipkemindo Kalimantan Tengah

Selasa, 3 November 2026 - 21:15 WIB

Bapas Palangka Raya Dorong Klien Kembangkan Potensi dan Bakat Seni untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Senin, 2 November 2026 - 19:35 WIB

Palangka Raya Bapas Kelas I Palangka Raya Lewat PK Dampingi Mediasi Klien Anak Tahap Penyelidikan di Aula Kahayan Ditreskrimum Polda Kalteng Senin 2 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Palangka Raya Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Palangka Raya Terbaik di Pelatihan Justitia Training Center dan Ditjenpas Lima Hari

Berita Terbaru