Dua Nyawa Melayang dalam Senyap: Tim Inafis Polres Pidie Jaya Olah TKP, Korban Diduga Keracunan Gas di Dalam Mobil

Zul

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:50 WIB

50476 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii [] Meureudu – Kesunyian dini hari di Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, mendadak berubah menjadi duka. Sebuah mobil yang terparkir sejak sore hari ternyata menyimpan tragedi memilukan—dua insan ditemukan tak bernyawa di dalamnya, Selasa, 24 Maret 2026.

Di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI itu, seorang pria dan wanita ditemukan dalam posisi miring, tubuh mereka telah kaku. Tak ada jeritan, tak ada tanda perlawanan—hanya keheningan yang menyisakan tanda tanya.

Kisah tragis ini bermula dari kecurigaan seorang anggota Polri berinisial Y. Sejak sore, mobil tersebut tak berpindah dari tempatnya. Ketika ia kembali melintas sekitar pukul 00.30 WIB, ada yang terasa janggal—mesin kendaraan masih menyala, seolah menunggu sesuatu yang tak pernah datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasa curiga berubah menjadi kekhawatiran. Bersama seorang satpam dan tukang ojek, ia mencoba memastikan keadaan di dalam mobil. Namun, panggilan mereka tak mendapat jawaban. Ketukan demi ketukan hanya dibalas sunyi.

Akhirnya, dengan perasaan cemas, kaca belakang kanan dipecahkan. Pintu dibuka—dan pemandangan memilukan pun tersaji. Dua tubuh tak bernyawa terbujur kaku, seakan waktu berhenti di dalam kabin sempit itu.

Korban diketahui berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen, dan H.S (26), warga Kabupaten Bener Meriah. Keduanya diduga menghembuskan napas terakhir tanpa sempat meminta pertolongan.

Tim Inafis Polres Pidie Jaya yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Satu per satu fakta mulai terungkap. Mesin mobil masih menyala, namun pendingin udara tidak berfungsi optimal. Di dalam bagasi, ditemukan jerigen berisi bahan bakar minyak.

Semua petunjuk mengarah pada satu dugaan mengerikan: gas karbon monoksida (CO) yang tak berwarna dan tak berbau itu perlahan memenuhi kabin, merenggut kesadaran hingga akhirnya merampas nyawa kedua korban tanpa disadari.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil visum sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, memperkuat dugaan bahwa kematian terjadi akibat keracunan gas di dalam kendaraan.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Kamal menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Di tengah duka yang menyelimuti, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat akan bahaya yang kerap luput dari perhatian. Gas karbon monoksida bisa menjadi pembunuh senyap—terutama bagi mereka yang beristirahat di dalam kendaraan dengan mesin menyala.

Imbauan pun disampaikan kepada para pemudik dan pengguna jalan agar tidak mengabaikan keselamatan. Rasa lelah jangan dilawan dengan cara yang berisiko. Berhenti dan beristirahatlah di tempat yang aman.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit—bahwa dalam diam, bahaya bisa datang tanpa suara, dan dalam sekejap, dua nyawa bisa hilang tanpa sempat berpamitan.(***)

Sumber humas Polres.

Berita Terkait

Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara
Melalui Kerja Bakti, Rutan Kls I Labuhan Deli Bangun Kesiapsiagaan Lingkungan Menghadapi Musim Penghujan.
Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan
Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Bangka Barat Aktualisasikan Semangat Sumpah Pemuda
PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan
PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Melalui Kerja Bakti, Rutan Kls I Labuhan Deli Bangun Kesiapsiagaan Lingkungan Menghadapi Musim Penghujan.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Bangka Barat Aktualisasikan Semangat Sumpah Pemuda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:38 WIB

PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

PPK Pengairan Dinas PUTR Toba Sulit Dihubungi: Saat Konfirmasi Terhambat, Publik Bertanya Ada yang Ditutupi ?

Berita Terbaru

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Bangka Barat Aktualisasikan Semangat Sumpah Pemuda

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:22 WIB