TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
16/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Tingginya minat masyarakat Sumatera Utara memanfaatkan transportasi kereta api pada momen libur panjang Kenaikan Yesus Kristus terlihat dari lonjakan jumlah penumpang KA Siantar Ekspres. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 6.473 pelanggan telah menggunakan layanan tersebut dalam periode 13 hingga 16 Mei 2026.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan angka tersebut menunjukkan tingkat okupansi yang sangat tinggi, mencapai 127 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 5.088 kursi.
“Harga tiket KA Siantar Ekspres yang cukup terjangkau membuat banyak masyarakat menggunakannya sebagai sarana mobilisasi antardaerah di Sumatera Utara, terlebih pada saat libur atau momen tertentu seperti Kenaikan Yesus Kristus kali ini,” ujar Anwar, Sabtu (16/5/2026).
Kepadatan penumpang juga masih terlihat pada keberangkatan hari ini. Empat perjalanan KA Siantar Ekspres dari Stasiun Medan dan Stasiun Siantar tercatat telah terjual sebanyak 1.451 tiket atau 14 persen lebih tinggi dibanding kapasitas reguler sebanyak 1.272 tempat duduk.
Menurut Anwar, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari.
“Jumlah tiket yang terjual pada hari ini masih akan terus bertambah, mengingat KA Siantar Ekspres keberangkatan Stasiun Medan pukul 20.30 WIB tiketnya masih cukup tersedia,” tambahnya.
Selama empat hari terakhir, Stasiun Siantar sebagai titik keberangkatan dan tujuan utama melayani total 4.508 pelanggan, terdiri dari 2.307 penumpang turun dan 2.201 penumpang berangkat.
KAI juga mencatat adanya perubahan pola pergerakan penumpang selama masa libur panjang tersebut. Pada periode Rabu hingga Jumat (13-15 Mei 2026), jumlah penumpang yang turun di Stasiun Siantar lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berangkat. Kondisi itu menunjukkan tingginya arus masyarakat menuju Kota Pematang Siantar untuk keperluan liburan maupun pulang kampung.
Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu (16-17 Mei 2026), jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Siantar diprediksi lebih banyak dibandingkan yang datang, menandakan arus balik mulai terjadi.
Dengan tarif tiket sebesar Rp22.000 dan waktu tempuh kurang dari tiga jam, KA Siantar Ekspres dinilai menjadi pilihan transportasi yang efisien bagi masyarakat untuk perjalanan Medan–Pematang Siantar.
“Kemudahan akses tiket dan jaminan keamanan sepanjang perjalanan memantapkan posisi KA Siantar Ekspres sebagai solusi transportasi penghubung Medan-Siantar yang efisien serta ramah lingkungan.
KAI berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan demi mendukung mobilitas masyarakat yang aman dan berkelanjutan,” pungkas Anwar.
(***)


























