Aceh Diintai Banjir dan Longsor, Mualem Perintahkan Kesiapsiagaan Diperkuat

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pertemuan Muallem bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga di ruang kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026) sore.(Dok.Humas Pemerintah Aceh)

TIMELINESiNEWS | BANDA ACEH – Potensi hujan lebat yang mengintai sejumlah wilayah Aceh mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Aceh. Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf alias Mualem meminta langkah antisipasi segera diperkuat untuk menghadapi ancaman banjir dan longsor yang dapat terjadi akibat peningkatan curah hujan.

Arahan tersebut dibahas Mualem dalam pertemuan bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga di ruang kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan, pemerintah tidak ingin penanganan dilakukan setelah bencana terjadi. Kesiapan personel, sumber daya, sarana pendukung, serta koordinasi antarlembaga harus diperkuat sejak dini.

“Informasi mengenai potensi peningkatan curah hujan harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan terkait,” kata Mualem.

Sejumlah langkah konkret menjadi perhatian Pemerintah Aceh. Di antaranya memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, memastikan kesiapan personel dan sumber daya untuk penanganan darurat, meningkatkan komunikasi dengan TNI dan Polri, serta mempercepat respons apabila terjadi banjir maupun longsor.

Pemerintah daerah juga diminta tidak mengabaikan informasi perkembangan cuaca. Setiap potensi ancaman harus segera dikomunikasikan kepada unsur terkait sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

“Langkah pencegahan dan mitigasi harus dilakukan sejak dini,” tegas Mualem.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis Aceh memiliki sejumlah kawasan yang rawan terdampak banjir dan longsor ketika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama.

Berdasarkan prakiraan BMKG, Aceh berada dalam status waspada terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat mulai September 2026. Sebelumnya, Aceh sempat berada dalam kategori siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat sebelum status tersebut diperbarui menjadi waspada.

Mualem menegaskan, koordinasi lintas lembaga harus berjalan efektif. Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait harus memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Tujuannya bukan sekadar mempercepat penanganan ketika bencana terjadi, tetapi mengurangi risiko sejak sebelum bencana datang.

Selain mitigasi bencana, pertemuan juga membahas perkembangan dan kondisi terkini di Aceh. Komunikasi antara pemerintah, legislatif, dan aparat keamanan dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan di daerah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Plt. Sekda Aceh Taufik, Sekretaris Fraksi Partai Aceh (PA) DPRA Hendri Muliana, serta Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza.

Pemerintah Aceh memastikan kesiapsiagaan akan terus diperkuat. Instruksinya sederhana: petakan potensi risiko, siapkan personel dan sumber daya, perkuat koordinasi, dan pastikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.[]

Berita Terkait

Gema Maulid Menggetarkan Pidie Jaya, Bupati Rangkul Aspirasi Warga dan Pacu Kebangkitan Tanah Japakeh
Pohon Tumbang Halangi Jalan Lintas, BPBD Langsa Bergerak Cepat
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
BKPRMI Himpun Jadwal Khatib dan Imam di 74 Masjid Aceh Besar, Jemaah Bisa Memilih Lokasi Shalat Jum’at
Empat Pemuda Aceh Besar Raih Penghargaan Inovatif, dari Daur Ulang Plastik hingga Jurnalistik
Hangatnya Kebersamaan dalam Maulid Nabi Muhammad SAW di Dayah Darul Huda
Polres Langsa Ungkap 10 Kasus Narkoba, Sita 39,9 Kg Ganja dan 24,38 Gram Sabu
Sayuti Abubakar Lantik T. Sofianus Pimpin PDAM Lhokseumawe hingga 2031

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 144 Ballpress Ilegal Senilai Rp 432 Juta di Tol Sergai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satlantas Polres Toba Berikan Himbauan Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Pengemudi Angkot

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:38 WIB

PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

PPK Pengairan Dinas PUTR Toba Sulit Dihubungi: Saat Konfirmasi Terhambat, Publik Bertanya Ada yang Ditutupi ?

Berita Terbaru