TLii | SUMUT | PT PELINDO SPMT PELABUHAN BELAWAN
03/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI,Aceh Besar, September 2026 PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Lomba Hias Lingkungan yang melibatkan masyarakat di empat kampung di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, yakni Jruek Bak Kreh, Mon Alue, Lambunot, dan Lingom. Kegiatan mengusung tema “Pelestarian Lingkungan dan Pelabuhan” sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus menggali potensi yang dimiliki masing-masing kampung.

Kegiatan dimulai pada 5 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup. Selanjutnya, masyarakat melakukan berbagai kegiatan penataan dan pengembangan lingkungan hingga proses penjurian yang dilaksanakan pada 15 Agustus 2026.
Dalam proses penilaian, sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya pengelolaan lingkungan, peningkatan pendidikan, pengembangan UMKM lokal, serta keterlibatan dan kreativitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan produktif.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Malahayati, Agust Deritanto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjadikan lingkungan sebagai ruang bersama yang dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada penataan lingkungan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkolaborasi, menggali potensi, dan membangun kebiasaan menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Ketika masyarakat terlibat langsung, kami berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan yang terus berjalan,” ujar Agust.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga memanfaatkan berbagai material daur ulang sebagai bagian dari dekorasi lingkungan. Pemanfaatan barang-barang yang sudah tidak terpakai tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi mengenai pengurangan sampah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih menarik dan bermanfaat.
Untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, Pelindo Multi Terminal melibatkan berbagai unsur dalam proses penjurian, termasuk akademisi dan Rumah Kelola Sampah (RKS) yang merupakan komunitas binaan Pelindo Multi Terminal di bidang pengelolaan sampah.
Tidak hanya mengedepankan aspek lingkungan, kegiatan tersebut juga menyampaikan pesan mengenai integritas dan antikorupsi sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Berdasarkan hasil penjurian, Kampung Mon Alue terpilih sebagai pemenang dan mendapatkan bantuan pembinaan dari Pelindo Multi Terminal.
Bantuan tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, di antaranya pengembangan UMKM, penyediaan sarana dan perlengkapan pendidikan, serta kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan.
Warga Kampung Mon Alue, Maimun, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada.
“Kegiatan ini membuat masyarakat semakin kompak untuk membersihkan dan menata lingkungan. Kami juga belajar memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Bantuan pembinaan ini nantinya akan kami gunakan untuk mendukung UMKM, pendidikan, dan lingkungan di kampung kami,” ujar Maimun.
Pelindo Multi Terminal memandang keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan keberlanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Karena itu, program TJSL tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, baik melalui kinerja bisnis maupun kontribusi sosial dan lingkungan.
Melalui kolaborasi yang terus dibangun bersama masyarakat, Pelindo Multi Terminal berharap berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan dapat terus berkembang menjadi gerakan yang dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan positif antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Malahayati, Pungkasnya.
(***)

































