Kronologis tewasnya Suami ke-2, akibat Duel Maut dengan Suami ke-3 di Bone, Sulsel

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:59 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | SULAWESI SELATAN – Tragedi pembunuhan melibatkan suami ke-3 sebagai pelaku dan suami ke-2 sebagai korban terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kasus suami kedua tewas ditikam suami ketiga ini terjadi tepatnya di Dusun 5 Bekku, Desa Pacing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone pada, Senin (21/8/2023).

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Timur, perisitiwa naas itu berlangsung dini hari tepatnya Pukul 04.10 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Identitas korban diketahui bernama Abrar Sulfiandi berusia 31 tahun yang merupakan suami kedua dari Suriani yang masih berusia 22 tahun.

Sementara terduga pelaku berinisial SN berusia 35 tahun adalah suami ketiga dari Suriani.

Pelaku diketahui saat ini berkerja sebagai petani dan tinggal bersama Suriani.

Sementara korban Abrar Sulfiandi juga bertempat tingga di Dusun Bekku Desa Paccing namun tak serumah dengan Suriani.

Kronologi Kejadian
Pada, Minggu (20/8/2023), pukul 22.00 Wita Korban yang merupakan suami ke 2 dari Suriani menelpon anaknya yang saat itu tinggal bersama pelaku.

Dengan maksud ingin mengajak anaknya untuk dibawa ke Bulukumba.

Namun pada saat menelpon, SN yang merupakan terduga pelaku mendengar pembicaraan tersebut.

Selanjutnya terduga pelaku emosi karena ada kata-kata yang menyinggung perasaannya dan Setelah menelpon terduga pelaku mengatakan kepada istrinya dalam bahasa bugis ” loka keloi” (mauka bunuh).

Pada hari Senin tgl 21 Agustus 2023 sekira pukul 04.00 wita terduga pelaku minta ijin kepada istrinya dengan alasan ingin pergi buang air besar.

Dan berdasarkan kecurigaan istrinya menduga kemungkinan terduga pelaku mendatangi rumah Korban.

Pelaku lalu menemukan korban dalam keadaan tertidur lalu pembunuhan dengan menggunakan parang.

Hingga sampai saat ini terduga pelaku belum kembali ke rumah, sejak ijin buang air besar.

Adapun luka yang dialami Korban yakni:
Luka terbuka pada pipi kanan
Luka terbuka tangan kanan hampir putus
Luka tusuk pada dada kanan
Lika terbuka tangan kiri
Ibu kaki kanan putus. (NKRIPOST.COM)

Penulis : icad

Editor : icad

Sumber Berita : NKRIPOST.COM

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan
Kerja Sama dengan Kemenag Kota Pekanbaru Diawali Selawat Badar dan Tausiyah Syukur Istighfar Jaga Aurat
Kegiatan Khidmat di Aula Terbuka Jumat 16/10/2026 Diawali Shalawat Badar dan Yasin Berjamaah
DWP Bapas Medan Perkuat Literasi Keuangan Keluarga melalui Edukasi Tabungan Emas
Komitmen Lapas Perempuan Pekanbaru Wujudkan Pembinaan Aman Sehat dan Optimal Secara Berkelanjutan
Pengajar Kemenag Berikan Pembinaan Akhlak dan Keagamaan Sebagai Bagian Pembinaan Kepribadian
Kalapas Panen Langsung Sebagai Dukungan Optimalisasi Lahan di Lingkungan Lapas Perempuan Pekanbaru
Pelayanan Rutin di Klinik Pratama oleh Wahyu Fajri Ramadhan dengan Dukungan Magang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru