Penemuan Benda Diduga Bahan Peledak Jenis Mortir di Desa Kuala Raja, Bireuen

LARRY

- Redaksi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 21:51 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINE INEWS | BIREUEN

Bireuen – Masyarakat di Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh, digegerkan oleh penemuan satu buah benda yang diduga merupakan bahan peledak jenis mortir pada Minggu, 15 Oktober 2022, sekitar pukul 22.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologis kejadian penemuan benda yang diduga bahan peledak tersebut ditemukan oleh Zulfanur, seorang nelayan berusia 26 tahun, berawal saat ia sedang menjaring ikan di muara Tempat Pelelangan Ikan (TPI) desa setempat. Ketika Zulfanur menarik jaringnya, ia mendapati jaring tersebut tersangkut oleh benda tersebut. Benda yang sudah dalam keadaan berkarat, kemudian ia melaporkan penemuan tersebut kepada Kopka Faisal Rinaldi, Babinsa Kuala Raja.

Pada pukul 14.30 WIB, Zulfanur melaporkan penemuan benda mencurigakan ini kepada
Babinsa Kuala Raja Kopka Faisal Rinaldi, pada pukul 14.45 WIB, laporan ini kemudian disampaikan kepada Polsek Kota Juang.

Pihak Polsek Kota Juang segera merespons laporan tersebut dan bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). kemudian melaporkan temuan ini kepada Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bireuen bersama tim identifikasi untuk melakukan penanganan TKP dan olah TKP.

Pada pukul 16.00 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Bireuen tiba di TKP dan langsung melakukan identifikasi terhadap benda tersebut. Hasil identifikasi sementara menunjukkan bahwa bahan peledak ini diduga masih aktif.

Saat ini, benda yang diduga sebagai bahan peledak jenis mortir masih diamankan di TKP dan menunggu penanganan lebih lanjut oleh Pihak Jibom Polda Aceh untuk dilakukan disposisi. Benda tersebut juga diperkirakan merupakan peninggalan sisa masa konflik Aceh.

Pihak berwenang juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan temuan benda yang mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat demi menjaga keamanan bersama. guna menghindari terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

Berita Terkait

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai
Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh
Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng
Bink Vho Aceh Bikin Ribuan Warga Terpukau di Milad 800 Samudera Pasai
Meriahkan 8 Abad Samudera Pasai, Stand Perkim Tampilkan Jejak Pembangunan Aceh Utara
Pemko Langsa Kerahkan 2 Excavator, Bersihkan Tumpukan Kayu di Krueng Langsa

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Sabtu, 12 September 2026 - 22:12 WIB

Meriahkan 8 Abad Samudera Pasai, Stand Perkim Tampilkan Jejak Pembangunan Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 21:28 WIB

Imigrasi Belawan Gelar Rakor TIMPORA Deli Serdang, Siapkan Transisi Wilayah Kerja ke Kualanamu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:28 WIB

Pemko Langsa Kerahkan 2 Excavator, Bersihkan Tumpukan Kayu di Krueng Langsa

Berita Terbaru