Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Selasa, 4 Juni 2024 - 22:36 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS>>Jakarta- Sehubungan dengan adanya ancaman burung kuntul di Bandara Sultas Iskandar Muda (SIM) Provinsi Aceh, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendatangi kantor Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), di Jakarta, Selasa, (4/6/2024).

YARA mendatangi KNKT untuk menyerahkan Surat permohonan investigasi Potensi Ancaman Bird Strike, karena menilai Pj Gubernur Aceh, Bustami belum melakukan langkah kongkrit terhadap ancaman keselamatan penerbangan di Aceh.

Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

Surat yang ditandatangani oleh Yuni Eko Hariatna, dengan Nomor : 12/YARA/VI/2024 Perihal : Mohon Investigasi Potensi Ancaman Bird Strike, juga ditembuskan kepada Forbes DPR/DPD RI Aceh, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Ketua Ombudsman, PYM Wali Nanggroe, dan DPRA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Bahwa kami telah menyampaikan kepada Pemerintah Aceh tentang potensi resiko burung kuntul yang secara berkelompok mencari makan disekitar TPA Sampah tersebut dan mengevaluasi keberadaan TPA Sampah tersebut sebagai tindakan mitigasi terhadap potensi gangguan lalu lintas penerbangan di sekitar Bandara SIM.

 

Namun, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi terhadap langkah serius Pj Gubernur Aceh terhadap hal tersebut,” tulis YARA dalam surat tersebut.

 

Selanjutnya, YARA menambahkan bahwa Pekan Olah Raga Nasional (PON) akan dilaksanakan di Aceh pada September 2024 mendatang, yang akan diikuti oleh kontingen PON di seluruh Indonesia, dan ini akan meningkatkan aktivitas Bandara SIM dalam menyambut kedatangan kontingen nantinya.

 

Oleh karena itu, sangat penting memastikan agar aktivitas Bandara SIM benar benar aman dari berbagai potensi resiko penerbangan terutama ancaman bird strike yang dapat membahayakan penerbangan.

 

 

“Kami meminta KNKT turun tangan karena Pj Gubernur Aceh, Bustami belum melakukan langkah serius menyelesaikan potensi ancaman keselamatan penerbangan yang membahayakan jiwa penerbangan,” ungkap Kepala Perwakilan YARA Banda Aceh, Haji Embong, usai menyerahkan surat tersebut ke KNKT di Jakarta.

 

Sebelumnya, diberitakan bahwa menurut Executive General Manager AP II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Darmadi, beberapa waktu yang lalu, dia mengakui kesulitan mencegah risiko serangan burung kuntul terhadap penerbangan. Pasalnya, lokasi tempat pembuangan akhir berdekatan dengan bandara setempat.

 

Ini dikarenakan lokasi bandara yang berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah milik Pemerintah Aceh yang membuat burung kuntul dalam kawanan besar mencari makan di sekitar lokasi pembuangan sampah, dan burung kuntul dikenal dengan kebiasaan mencari makan secera berkelompok besar.

 

Adapun area landasan yang datar dan bersih berpotensi menjadi jalur terbang burung kuntul yang dapat membahayakan lalu lintas penerbangan di Bandar SIM.

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka
3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK
Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB