Puluhan Siswa dan Orang Tua SMK Negeri 2 Palu Gelar Unjuk Rasa di DPRD Sulawesi Tengah Terkait Kebijakan Sekolah

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 09:08 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii| Palu Sulteng- Puluhan siswa dan sejumlah orang tua siswa dari SMK Negeri 2 Palu menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan yang diterapkan pihak sekolah, terutama terkait biaya kursus bahasa Inggris yang dinilai memberatkan orang tua siswa. Selain itu, terdapat sejumlah kebijakan lain yang juga dianggap tidak transparan dan merugikan. 24 Oktober 2024.

Imam, salah satu perwakilan orang tua siswa, menyampaikan bahwa biaya kursus bagi siswa kelas 10 dan kelas 12 di SMK Negeri 2 Palu belum pernah disepakati dalam pertemuan resmi antara sekolah dan orang tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imam menilai bahwa kebijakan ini sebagai bentuk pungutan liar (pungli) yang diberlakukan oleh pihak sekolah tanpa dasar yang jelas.

“Terkait biaya kursus bahasa itu, menurut saya, belum ada kesepakatan antara sekolah dan orang tua siswa karena pertemuan tersebut dilakukan sebelum kelulusan siswa,” ungkap Imam, salah satu orang tua yang hadir dalam unjuk rasa.

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Asrul Ahmad, SP.d, M.Si, mengadakan pertemuan bersama Kepala SMK Negeri 2 Palu, perwakilan siswa, dan orang tua di DPRD Sulawesi Tengah. Dr. Asrul menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kebijakan yang diberlakukan oleh sekolah.

“Saya berkoordinasi dengan pimpinan dan tim teknis. Kami akan segera memanggil kepala sekolah untuk menghindari timbulnya masalah baru, dan biarkan tim teknis bekerja terlebih dahulu,” jelas Asrul.

Pertemuan ini dipimpin oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. I Nyoman Slamet, SPd. MSi. Dalam pernyataannya, DPRD Sulawesi Tengah menyatakan akan mengawal isu ini dan berharap Dinas Pendidikan dapat bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

DPRD Sulawesi Tengah menegaskan bahwa tindakan yang merugikan siswa dan orang tua tidak boleh dibiarkan dan akan memastikan transparansi dalam pengambilan kebijakan di sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah.

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru