Akses Berobat Tersendat, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Sarankan Skema Alternatif untuk Aceh Utara

RAMAZANI

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 13:43 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA — Badan Pengelola Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe menyarankan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar sesegera mungkin mencari solusi untuk masyarakat kategori miskin yang tidak bisa berobat karena desil tinggi.

 

“Ini perlu kita pikirkan bersama karena tidak akan mungkin kita masukkan lagi ke dalam kepesertaan JKA dalam waktu yang sangat singkat, sebab mekanismenya harus diusulkan, jadi butuh waktu tiga bulan loh,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Apt. Rita Masyita Ridwan, S.Si., M.Kes., AAAK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rita mengatakan bila masyarakat tersebut mampu membayar iuran maka setiap bulannya harus membayar Rp 35 ribu per jiwa agar bisa berobat. Namun, jika dalam satu keluarga terdapat banyak anggota, ini akan menjadi beban juga bagi masyarakat.

 

“Tapi ini kan berkesinambungan. Apa ia mampu membayar (iuran) tiap bulannya. Kalau satu keluarga ada lima orang, berarti tiap bulan harus bayar Rp 176 tibu. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” ujar Rita.

 

Rita menyebut, pihaknya memiliki saran agar masyarakat miskin bisa berobat yaitu berkolaborasi dengan Baitul Mal sehingga nanti bisa dimasukkan ke dalam Mustahik. Pemerintah daerah bisa mengusulkan itu dalam waktu sesegera mungkin.

 

Mustahik Baitul Mal adalah individu atau kelompok yang berhak menerima zakat, infak, dan sedekah, yang dikelola oleh Baitul Mal Aceh/Kabupaten untuk golongan fakir, miskin, mualaf, gharimin, serta fisabilillah.

 

“Jadi kita itu harus ada plan B dan bekerjasama dengan lintas sektor. Kemudian yang kedua forum CSR di lingkungan perusahaan juga ada baiknya saling tolong menolong agar masyarakat di lingkungan bisa berobat,” jelas Rita.

 

Rita menyampaikan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mengkoordinasikan hal tersebut dengan dinas terkait hingga Plt. Sekda Aceh Utara.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayahwa meminta semua lintas sektor termasuk BPJS, BPS dan lainnya agar memberikan penangguhan waktu kepada masyarakat sampai bulan Juli 2026 untuk tetap bisa berobat.

 

Ayahwa bahkan mengaku akan sesegera mungkin bersurat ke pemerintah provinsi agar mendapatkan penangguhan itu. Namun entah itu sudah dilakukan oleh Bupati Ayahwa atau hanya sekedar penyampaian.[]

Berita Terkait

Muhammad Syuhada Sambut Kapolres Baru Aceh Timur, Dorong Sinergi Polri dan DPRK Semakin Kuat
Bapas Kelas I Medan Ikuti Sosialisasi Persiapan Uji Kompetensi Profiling ASN
Ketua DWP Rutan Tanjung Ny. Citra Raymon Ajak Anggota Jaga Kekompakan dan Partisipasi
Ketua DWP Rutan Tanjung Ny. Citra Raymon Ajak Anggota Jaga Kekompakan dan Partisipasi
Rutan Kelas IIB Tanjung Komitmen Hadirkan Pembinaan Keagamaan Humanis dan Berkelanjuta
Johar Fahlani Hadir untuk Warga, Bantuan Kursi Roda dan Tongkat Ringankan Beban Lansia Aceh Timur
Mualem Puji Aksi Mahasiswa USK: Santun, Tajam, dan Berpihak pada Rakyat
Malam Cinta Rasul di Siron, Pemuda Ajak Generasi Muda “Glow Up” Akhlak

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:18 WIB

Muhammad Syuhada Sambut Kapolres Baru Aceh Timur, Dorong Sinergi Polri dan DPRK Semakin Kuat

Kamis, 10 September 2026 - 21:58 WIB

Aliansi Wartawan Aceh Independen Ucapkan Terima Kasih ke Kapolres Lama, Selamat Datang Kapolres Baru Aceh Timur

Kamis, 10 September 2026 - 12:30 WIB

Lautan Manusia Tumpah di Landing, Tgk Habibi Bongkar Jejak Besar 800 Tahun Samudera Pasai

Rabu, 9 September 2026 - 22:13 WIB

PPPK Kota Lhokseumawe Adukan Gaji Belum Dibayar sejak Juni, Haji Uma Langsung Hubungi Wali Kota

Rabu, 9 September 2026 - 20:37 WIB

Milad 800 Tahun Aceh Utara, Malam Peringatan Jadi Panggung Sejarah dan Semangat Bangkit

Rabu, 9 September 2026 - 20:30 WIB

Ek Geunteut Meriahkan Milad 800 Samudera Pasai, Pelajar Unjuk Ketangkasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:05 WIB

Delapan Abad Samudera Pasai, Aceh Utara Tak Ingin Sejarah Tinggal Cerita

Senin, 7 September 2026 - 16:05 WIB

Timphan Teutheut Banda Baro Curi Perhatian di Stan DPRK, Warisan Rasa Aceh Utara Tampil di Milad 800 Samudera Pasai

Berita Terbaru