Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Irwan Perangin-angin : “Jaga Operational Excellence”

Zul

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 07:44 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | SUMATERA SELATAN

Muara Enim – Pasca pembentukan tiga subholding pada PTPN III Holding, PTPN IV sebagai surviving entity Subholding Palm.Co terkonfirmasi sebagai perusahaan industri kelapa sawit terbesar di dunia. Dengan aset kebun hampir satu juta hektare yang merupakan penggabungan dari seluruh PTPN yang memiliki komoditas sawit, perusahaan ini akan menjadi kiblat baru, baik di sektor hulu hingga hilir.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Irwan Perangin-angin pada seremoni tanam perdana kelapa sawit di Kebun Sungai Lengi, Regional 7 di Kabupaten Muara Enim, 23 Oktober 2024 lalu. Ia mengaku merasa perlu menyampaikan informasi tentang kebesaran nama entitas ini untuk memberi motivasi bahwa menyandang nama besar, bahkan di tingkat dunia, harus dijawab dengan karya yang besar pula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan ini bukan untuk berbangga hati, tetapi untuk memacu kita semua, termasuk saya, bahwa menyandang nama besar itu ada risikonya. Sebab, kita akan menjadi kiblat industri kelapa sawit, bukan hanya nasional, tetapi dunia. Jangan hanya besar karena luas kebunnya saja, tetapi juga budi dayanya. Itulah mengapa kita harus bekerja dengan apa yang disebut operational excellence,” kata Irwan berapi-api.

Selain Irwan, acara tanam perdana seri kedua di Kebun Sungai Lengi yang diadakan di Afdeling 7 dan 8 ini dihadiri SEVP Operation PTPN IV Regional 7 Oshutri Anwar dan SEVP Business Support Bambang Eko Prasetyo. Beberapa Kepala Bagian dari Kantor Regional 7 juga hadir. Manajer Kebun Sungai Lengi Budi Santoso dan seluruh kru unit kerja menfasilitasi sebagai tuan rumah.

Selain para pejabat perusahaan, panitia juga mengundang para tokoh formal dan nonformal di sekitar perusahaan. Hadir antara lain, Kepala Desa Harapan Jaya Sutrimo, Kepala Desa Muara Harapan Sutomo, kepala Desa Saka Jaya Suratno, dan para tokoh lain. Panitia juga mengundang 50 anak yatim dari desa-desa penyangga itu untuk diberi santunan.

Pada sambutannya, Irwan Perangin-angin memberi catatan khusus kepada tim yang mendapat tugas pada proyek tanam ulang ini. Dalam budidaya tanaman keras sebagaimana kelapa sawit, investasinya bukan sekadar biaya yang sangat besar dan aspek-aspek fisik yang sangat mahal, tetapi juga investasi waktu yang lama.

“Untuk menjadi catatan kita semua, terutama semua personel yang terlibat langsung dengan proyek replanting ini, bahwa fase ini adalah pertaruhan dari investasi yang sangat mahal. Lebih dari itu, kita juga harus menunggu tiga tahun untuk mulai bisa memetik hasilnya. Investasi waktu ini juga sangat mahal. Oleh karena itu, kita harus pastikan seluruh proses TU (tanam ulang) sesuai dengan SOP (standard operational procedure),” kata dia.

Irwan menambahkan, kerja keras dengan kinerja unggul pada bagian tanam ulang ini akan menjadi catatan sejarah bagi unit kerja, bahkan bagi perusahaan. Sebab, hasil kerja selama tiga tahun mengelola kebun sawit dari pembibitan hingga mulai menghasilkan itu akan dikenang selama 25 tahun ke depan.

“Tanam ulang ini adalah pondasi. Kita kerja keras dan cermat selama kurang lebih tiga tahun. Dan hasil kerja kita ini akan dinikmati oleh seluruh karyawan selama 25 tahun ke depan. Maka itu, di fase ini tidak boleh gagal. Kita harus curahkan seluruh perhatian kepada tanaman,” kata dia.

Sementara itu, SEVP Operation Oshutri Anwar dalam laporannya mengatakan, Kebun Sungai Lengi menjadi salah satu unit kerja yang mendapatkan kuota replanting terbesar selama tiga tahun ini. Pada tanam perdana seri kedua ini, kata dia, lahan yang siap ditanami seluas 837 hektare berada di dua afdeling.
Program tanam ulang di Kebun Sungai Lengi, tambah Oshutri, akan berakhir pada 2026 dengan luas secara keseluruhan 3.900 hektare. Dengan masa tanam yang berurut ini, kata dia, Kebun Sungai Lengi juga akan menjadi kebun yang memiliki tanaman yang berkelanjutan.

“Dengan komposisi yang ada ini, nantinya pada 2026 Kebun Suli (Sungai Lengi) akan menjadi kebun dengan komposisi berkelanjutan,” kata dia.

Manajer Kebun Sungai Lengi Budi Santoso pada sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV yang menyempatkan berkunjung dan Board of Management (BRM) PTPN IV yang memberi kepercayaan kepada Kebun Sungai Lengi pada program tanam ulang ini. Ia mengatakan, dengan proyek tanam ulang ini, pihaknya akan bekerja keras untuk menjaga amanah yang diberikan.

“Kami akan bekerja keras untuk bisa mewujudkan TU yang sukses,” kata dia.

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB