Praktisi Hukum Helmax Alex Tampubolon, SH, Desak Polsek Hamparan Perak Ungkap Kasus Penganiayaan dengan Serius

RULI SISWEMI

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 13:06 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | MEDAN INVESTIGASI

08/01/2025

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Kasus penganiayaan yang menyebabkan tangan kiri Salamudin, warga Dusun 1, Desa Palu Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, remuk hingga kini belum menemui titik terang. Praktisi hukum Helmax Alex Tampubolon, SH, mendesak Polsek Hamparan Perak untuk serius mengusut kasus ini dan mengerahkan segala kemampuan untuk membuktikan laporan korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Helmax mengungkapkan bahwa bukti visum et repertum menunjukkan adanya luka serius pada korban yang disebabkan oleh benda tumpul. “Penyidik dapat menggali keterangan dari dokter yang mengeluarkan visum serta saksi ahli pidana untuk memperkuat proses penyidikan,” ujarnya, Rabu (8/1/2025). Ia juga menyarankan agar korban mengajukan perlindungan hukum ke Mabes Polri guna memastikan laporan tidak berhenti di tengah jalan.

Salamudin, yang masih berjuang mendapatkan keadilan, melaporkan kejadian tersebut pada 22 November 2024 dengan nomor laporan STTPL/237/XI/2024/Polsek Hamparan Perak/Polres Pelabuhan Belawan/Polda Sumut. Namun hingga kini, pelaku yang dilaporkan, Husaini alias Usai (55), masih bebas.

Korban mengungkapkan bahwa pemukulan terjadi saat ia membawa satu tandan buah sawit yang diambil dari kebun warga. Husaini, bersama saksi Azjuhar alias Antut, menuduh Salamudin mencuri sawit. Perdebatan tersebut berujung pada pemukulan menggunakan tajak, yang menyebabkan tangan kiri korban remuk setelah digunakan untuk menangkis.

Ironisnya, saksi yang berada di lokasi kejadian, Azjuhar, mengaku kepada polisi bahwa ia tidak melihat pemukulan tersebut. “Padahal di lokasi hanya ada kami bertiga,” keluh Salamudin. Kondisi ini memperumit proses penyelidikan, yang membuat korban merasa sulit mendapatkan keadilan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Ipda H. Simatupang, SH, membenarkan bahwa laporan korban telah diterima dan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Masalahnya, saksi utama yang diajukan korban mengaku tidak melihat kejadian pemukulan, sehingga perkara ini menjadi sulit dibuktikan. Kami berharap korban dapat menghadirkan saksi atau bukti tambahan,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Hamparan Perak, AKP Mualimin, SH, belum memberikan tanggapan atas kasus tersebut. Salamudin berharap aparat kepolisian bekerja secara profesional dan serius dalam mengungkap kasus yang dialaminya.

“Meski tangan saya sudah remuk, saya tetap ingin keadilan ditegakkan. Semoga laporan saya tidak terhenti begitu saja,” harap Salamudin, Ungkapnya.

Redaksi : Ruli Siswemi

Berita Terkait

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026
Rutan Kelas I Medan Berbagi Kepedulian, Salurkan 50 Paket Bansos kepada Masyarakat Sekitar
Siapkan 128.784 Kursi + Diskon 30% KA Sribilah Fakultatif, KAI Sumut Amankan Angkutan Libur Sekolah
Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H
Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan
Bapas Kls I Medan Kriston Napitulu Ucapkan 1 Muharram 1448 H Jadi Momentum Refleksi & Perkuat Pelayanan Humanis

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:50 WIB

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:31 WIB

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terbaru