Guru Dayah dan Kader Poskesda Aceh Diberi Pelatihan Aksi Bergizi: Upaya Cegah Anemia & Stunting pada Santri

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 15:29 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Dayah dan Kader Poskesda Aceh Diberi Pelatihan Aksi Bergizi: Upaya Cegah Anemia & Stunting pada Santri

Guru Dayah dan Kader Poskesda Aceh Diberi Pelatihan Aksi Bergizi: Upaya Cegah Anemia & Stunting pada Santri

TLII>>Banda Aceh – Guru dan tenaga pendidik di dayah serta kader Poskesda di Aceh dibekali pelatihan dalam program Aksi Bergizi.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan santri sekaligus menekan angka anemia dan stunting di kalangan remaja Aceh.

Guru Dayah dan Kader Poskesda Aceh Diberi Pelatihan Aksi Bergizi: Upaya Cegah Anemia & Stunting pada Santri

Kegiatan yang diselenggarakan oleh UNICEF, Flower Aceh, dan Pemerintah Aceh ini berlangsung pada 5-6 Februari 2025 di Hotel Ayani, Banda Aceh. Sebanyak 26 peserta yang merupakan perwakilan dari belasan dayah di Aceh turut terlibat dalam pelatihan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan UNICEF Aceh, Andi Yoga Tama, dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mendukung program gizi di lingkungan dayah.

Program Aksi Bergizi di dayah terdiri dari tiga komponen utama: pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja seminggu sekali untuk mencegah anemia, edukasi gizi dan perubahan perilaku untuk meningkatkan kesadaran akan pola makan sehat, serta pembinaan lingkungan sehat guna mendukung kesehatan santri secara menyeluruh.

Guru Dayah dan Kader Poskesda Aceh Diberi Pelatihan Aksi Bergizi: Upaya Cegah Anemia & Stunting pada Santri

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi tingginya prevalensi anemia dan stunting di kalangan remaja, terutama santri di Aceh,” ujar Andi.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 15,5% remaja berusia 15-24 tahun mengalami anemia.

Sementara itu, hanya 45,2% remaja putri berusia 10-19 tahun yang rutin mengonsumsi TTD. Di Aceh, salah satu alasan utama rendahnya angka konsumsi TTD adalah kurangnya informasi, yang mencapai 52%.

Kabid Pembinaan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, dalam sambutannya mengataknprogram ini merupakan langkah konkret pascapeluncuran Aksi Bergizi pada 24 Januari 2025 lalu.

“Kami terus mendorong implementasi program ini di dayah. Dengan komitmen dari berbagai pihak, diharapkan kesehatan santri meningkat dan prestasi belajar pun semakin baik,” katanya.

Dayah sebagai Ujung Tombak

Pimpinan Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. Marbawi Yusuf, menyambut baik program ini mengingat dayah di Aceh mencapai lebih dari 1.600 institusi dengan jumlah santri yang sangat besar.

“Santri di Aceh yang jumlahnya jutaan umumnya tinggal di asrama. Ini membuat mereka lebih rentan terhadap masalah kesehatan. Maka, keterlibatan teungku, ustaz, dan ustazah dalam menjaga kesehatan santri sangat penting,” ungkapnya.

HUDA juga menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan program ini. “Menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah. Program ini harus kita sukseskan bersama demi kemaslahatan umat,” tambah Tgk. Marbawi Yusuf.

Dalam sesi orientasi, peserta mendapatkan materi tentang gizi seimbang, pencegahan anemia, edukasi hidup sehat, serta mekanisme pemberian TTD.

Mereka juga diajarkan cara mengelola Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di dayah dan metode edukasi gizi berbasis permainan interaktif agar lebih menarik bagi santri.

Direktur Flower Aceh, Riswati, berharap para Guru Pembina dan Kader Poskesda dapat lebih aktif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai gizi seimbang, selain itu sekolah, madrasah dan dayah juga bisa memasukan edukasi gizi dalam intrakurikuler.

Ia menekankan bahwa investasi dalam kesehatan remaja memiliki dampak jangka panjang bagi tiga generasi sekaligus.

Kesadaran akan gizi dan hidup sehat harus ditanamkan ke anak sejak dini agar anak bisa tumbuh menjadi Remaja yang sehat dan menjadi individu yang lebih produktif serta mampu belajar dengan baik. Ketika mereka dewasa dan menjadi orang tua, mereka dapat melahirkan serta merawat anak dengan optimal. Pada akhirnya, generasi berikutnya juga akan lahir dengan kualitas yang lebih baik, terhindar dari stunting, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa memastikan remaja, terutama santri di dayah, mendapatkan edukasi gizi yang baik bukan hanya untuk kepentingan mereka saat ini, tetapi juga untuk kesejahteraan bangsa di masa depan.

Berita Terkait

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional
Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi
Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman
Rutan Kelas I Medan Berbagi Kepedulian, Salurkan 50 Paket Bansos kepada Masyarakat Sekitar
Petugas Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Sinergi dengan Warga Binaan Melalui Pengarahan dan Diskusi Dua Arah
Tertib Aturan Integrasi, Klien Bapas Palangka Raya Lapor Diri 3 Hari Setelah Pulang dari Haji 1447 H
Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi
Siapkan 128.784 Kursi + Diskon 30% KA Sribilah Fakultatif, KAI Sumut Amankan Angkutan Libur Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:25 WIB

Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin untuk Tingkatkan Profesionalisme Pegawai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Dan Nyaman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pisah Sambut di Aula Jayang Tingang, I Putu Murdiana Pamitan Tugas ke Papua, Hensah Pimpin Ditjenpas Kalteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:49 WIB

Theo Adrianus: Pembimbingan Kemandirian Jadi Bukti Klien Pemasyarakatan Bisa Berubah Lebih Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bentuk Apresiasi Kinerja, Bapas Palangka Raya Anugerahi Silvia Sebagai Pegawai Teladan Triwulan II 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:11 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Penguatan Kehumasan untuk Perkuat Citra Positif Institusi Di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PK Bapas Palangka Raya Laksanakan Litmas ABH Tahap Penyidikan Di Polda Kalteng

Berita Terbaru