Semangat Ramadan: Cerminan Semangat Mengembangkan Perekonomian di Aceh

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:03 WIB

20190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Wachjono, Regional CEO BSI Aceh*

Oleh : Wachjono, Regional CEO BSI Aceh*

TLII>>Ramadan, bulan yang penuh berkah dan hikmah, selalu menjadi waktu istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Tuhan, memperbaiki diri, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Di Aceh, yang dikenal sebagai “Serambi Mekkah,” semangat Ramadan tidak hanya tercermin dalam kegiatan ibadah dan peningkatan keimanan, tetapi juga mencerminkan semangat untuk mengembangkan perekonomian daerah yang lebih baik.

Oleh : Wachjono, Regional CEO BSI Aceh*

Bulan Ramadan mengajarkan kita tentang kesabaran, pengendalian diri, dan semangat berbagi. Nilai-nilai inilah yang mengilhami banyak orang, tidak hanya dalam aspek kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Di Aceh, semangat Ramadan menjadi dorongan bagi banyak kalangan untuk turut berkontribusi dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramadan menjadi peluang emas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha mereka. Produk-produk lokal, terutama makanan dan minuman khas Ramadan, menjadi pilihan favorit bagi masyarakat yang mencari kebutuhan selama bulan suci ini.

 

Namun, untuk memanfaatkan peluang tersebut, banyak pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan, baik dalam bentuk pembiayaan, pelatihan, maupun akses pasar yang lebih luas. Di sinilah peran lembaga keuangan berbasis syariah, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), sangat penting. BSI, dengan berbagai program pembiayaan yang ramah bagi pelaku UMKM, turut mendukung para pengusaha di Aceh untuk memperluas usaha mereka, baik dari sisi produksi maupun distribusi, agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama Ramadan.

 

Sebagai bank syariah, BSI tidak hanya memberikan pembiayaan yang mudah, tetapi juga memastikan bahwa setiap transaksi yang dilakukan sesuai dengan prinsip syariah, yakni bebas dari riba, berbasis produktif dan sesuai kemampuan. Dengan pembiayaan yang berbasis syariah ini, banyak pelaku UMKM di Aceh yang merasa lebih nyaman dan yakin untuk mengembangkan usahanya. Inilah salah satu bentuk nyata bagaimana semangat Ramadan dapat terhubung dengan semangat pengembangan ekonomi di Aceh.

 

Semangat Ramadan yang juga sangat menekankan pada berbagi, turut menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Di Aceh, berbagai program zakat, sedekah, dan bantuan sosial semakin digalakkan, baik oleh individu, lembaga, maupun perusahaan. Program-program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga untuk menciptakan kesempatan yang lebih adil bagi mereka yang membutuhkan.

 

Sebagai contoh, BSI turut berpartisipasi dalam program berbagi yang bertujuan untuk membantu masyarakat Aceh yang membutuhkan. Lebih dari itu, banyak pula program kewirausahaan sosial yang diluncurkan, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan, agar mereka dapat memiliki peluang untuk memulai usaha dan mandiri secara ekonomi.

 

Dalam konteks pengembangan perekonomian, prinsip-prinsip syariah yang diterapkan oleh BSI dan lembaga-lembaga keuangan lainnya di Aceh sangat mendukung penciptaan perekonomian yang adil dan berkelanjutan. Dalam perbankan syariah, setiap transaksi harus memenuhi prinsip keadilan, transparansi, dan saling menguntungkan. Hal ini mendorong terciptanya ekonomi yang lebih berkelanjutan, di mana setiap individu, baik pelaku usaha maupun konsumen, dapat merasakan manfaatnya tanpa adanya pihak yang dirugikan.

 

Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi dan sistem digital, akses terhadap layanan keuangan berbasis syariah semakin mudah dijangkau oleh masyarakat Aceh, baik di kota-kota besar maupun di daerah-daerah terpencil. Inovasi digital ini membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk memanfaatkan layanan perbankan syariah untuk mengembangkan usaha mereka, menabung, atau berinvestasi.

 

Semangat Ramadan yang mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan, gotong royong, dan saling berbagi, menjadi fondasi yang kuat untuk pembangunan perekonomian Aceh yang lebih baik. Momen ini memberikan kesempatan bagi masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah untuk bersinergi, bekerja bersama, dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih banyak. Melalui kolaborasi ini, diharapkan perekonomian Aceh dapat tumbuh lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Sebagai bagian dari komunitas ini, BSI berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat ekonomi Aceh, khususnya dengan memfasilitasi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Melalui program-program pembiayaan, pelatihan, dan bantuan sosial, BSI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan perekonomian Aceh yang lebih maju dan sejahtera.

Di bulan yang penuh berkah ini, semangat Ramadan menjadi cerminan dari semangat yang lebih besar untuk membangun dan mengembangkan perekonomian Aceh, dengan nilai-nilai keadilan, keberkahan, dan kesejahteraan bagi semua.

 

Melalui kerja sama yang erat antara berbagai pihak, kita dapat memastikan bahwa perekonomian Aceh terus tumbuh dan berkembang, membawa manfaat bagi masyarakat, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU
Tingkatkan Profesionalisme ASN, Kakanwil Ditjenpas Kaltim Resmi Lantik 13 Pegawai
Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan
Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib
Lapas Kelas IIA Binjai Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026
Satukan Tekad Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Rutan Tanjung Pura Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK–WBBM
Kalapas Perempuan Medan Lakukan Kontrol Branggang Dan Tinjau Hasil Kemandirian Warga Binaan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 23:10 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU

Senin, 2 Februari 2026 - 22:33 WIB

Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:21 WIB

Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib

Senin, 2 Februari 2026 - 21:51 WIB

Satukan Tekad Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Rutan Tanjung Pura Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK–WBBM

Senin, 2 Februari 2026 - 21:37 WIB

Kalapas Perempuan Medan Lakukan Kontrol Branggang Dan Tinjau Hasil Kemandirian Warga Binaan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:20 WIB

Lapas Pemuda Langkat Berkomitmen Mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WIB

PT KAI Divre I Sumut Sertifikasi Lahan Seluas 1 Juta Meter Persegi Untuk Perkuat Legalitas Aset Negara

Senin, 2 Februari 2026 - 18:44 WIB

Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis

Berita Terbaru