Bandrek Berkah “Bang Doyok Palok” Bandrek Termurah, Rasa Terhangat: Kuning 1, Simpang Pinding Punya Cerita

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 23:52 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Kutacane – Kuning 1 Simpang Pinding, 6 Juni 2025 – Di tengah gelapnya malam dan dinginnya hembusan angin dari lereng perbukitan, sebuah warung sederhana berdiri setia di tepian jalan lintas Medan–Kutacane, tepatnya di Desa Kuning I, Simpang Pinding, Aceh Tenggara. Tak ada plang besar atau lampu gemerlap. Hanya sebuah papan kayu, deretan bangku plastik, dan kepulan uap hangat yang naik dari panci besar. Tapi justru dari kesederhanaan itulah lahir sebuah keistimewaan: Bandrek Berkah Bang Doyok Palok, yang kini telah dikenal luas oleh warga dan pengendara di seputaran Kutacane.

Jumat malam, Kang Juna, seorang reporter lokal, memutuskan untuk singgah dan merasakan sendiri apa yang menjadi buah bibir banyak orang. “Kalau lewat Kuning 1 Simpang Pinding malam-malam, nggak mampir ke bang Doyok, rugi,” kata seorang pengendara truk yang ikut duduk tak jauh dari bangku Kang Juna.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, dan selama enam jam operasional itulah, kehangatan mengalir tak putus. Rata-rata, Bang Doyok menghabiskan sekitar 150 gelas bandrek dan 70 gelas bubur kacang hijau tiap malam. Sebuah angka yang tak kecil, apalagi untuk usaha rumahan tanpa promosi berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bang Doyok, pria ramah berusia akhir 35-an, menyambut setiap pelanggan dengan senyum dan sapaan akrab. Tangannya cekatan menuang bandrek dari panci besar ke gelas-gelas plastik, menambahkan susu kental manis secukupnya, lalu menyodorkannya ke pelanggan yang menanti.

“Yang penting itu bukan cuma enaknya, tapi manfaatnya. Jahe itu obat alam. Bikin badan anget, kepala enteng, dan kalau lagi masuk angin, insyaallah langsung reda,” ujarnya sambil mengaduk bandrek pesanan pelanggan.

Tak salah memang. Bandrek racikan Bang Doyok bukan sembarang minuman. Komposisinya sederhana: jahe merah bakar, gula merah, kayu manis, cengkeh, dan susu. Tapi hasil akhirnya luar biasa. Aromanya menenangkan, rasa jahenya kuat namun lembut, dan hangatnya terasa sampai ke dada.

Bandrek ini dipercaya bisa membantu meredakan gejala flu dan batuk, meningkatkan stamina, mencegah masuk angin, meredakan peradangan, mengatasi nyeri sendi, dan melancarkan pencernaan. Harga? Tetap bersahabat—Rp5.000 per gelas, sudah termasuk susu. Begitu juga dengan bubur kacang hijaunya, sama nikmat, sama terjangkau.

Warung ini bukan hanya tempat menjual bandrek dan bubur, tapi telah menjadi titik persinggahan penuh cerita. Di sini sopir truk berbagi kabar jalur, pekerja malam saling sapa, dan warga sekitar sekadar mampir melepas penat. Ada yang datang dari arah Medan, ada pula yang baru turun dari kawasan Kutacane. Semua menyatu di satu meja, satu gelas, satu rasa: bandrek hangat ala Bang Doyok.

Warung Bandrek Berkah memang tak besar, tapi gaungnya telah menembus batas desa. Di seputaran Kutacane, nama “Bang Doyok Palok” tak lagi asing. Banyak yang mengenalnya bukan karena iklan, tapi karena cerita dari mulut ke mulut—yang mengalir deras seperti bandrek yang ia tuangkan setiap malam.“Saya udah 10 tahun jualan di sini. Nggak pernah pindah. Rezeki udah ada yang atur, tinggal kita jaga rasa dan jaga amanah,” tambahnya dengan lirih, sambil memandangi deretan gelas yang terus saja kosong dan diisi ulang.

Malam itu, angin malam tetap menggigit, tapi di warung kecil Desa Kuning I, tubuh terasa hangat. Bukan hanya karena jahe yang membakar dari dalam, tapi karena keramahan yang tak dibuat-buat, dan semangat usaha yang mengalir dalam tiap gelas bandrek.

Bandrek Berkah Bang Doyok Palok bukan sekadar minuman. Ia adalah cerita tentang ketekunan, tradisi, dan kehangatan yang menyatukan banyak perjalanan dalam satu titik kecil di persimpangan jalan. Dan siapa pun yang pernah mencicipinya, tahu: ini bukan sekadar bandrek. Ini adalah pelukan hangat dari Simpang Pinding untuk Kutacane dan sekitarnya.

Mari singgah dan rasakan sendiri.

Hanya di Desa Kuning I, Simpang Pining, Kutacane – Aceh Tenggara.

 

(Kang Juna – Reporter)

Berita Terkait

Bapas Palangka Raya Ikuti Pengarahan Dirjenpas, Fokus Penguatan Integritas dan Kewaspadaan
BNCT: Harhubnas Momentum Perkuat Konektivitas Antardaerah Dan Arus Barang
Pemusnahan Barang Bukti Knalpot Brong polres Aceh Tenggara.
Kanwil Ditjenpas Sumut Silaturahmi dengan Danpas Brimob I Korbrimob Polri, Perkuat Sinergitas dan Pengamanan Pemasyarakatan
Kanwil Ditjenpas Sumut Dorong Penguatan Pengawasan Klien Reintegrasi Melalui Sosialisasi dan FGD Kelayan Binter Bapas Medan
Perwakilan Dari Kanwil Ditjenpasumut Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Zulkifli Bintang, Sumut Perkuat Reintegrasi Sosial melalui FGD Kelayan Binter Di Bapas Kelas I Medan
kepala Bapas Kls 1 Medan Kriston   Napitupulu A.Md.IP., S.H.,Perkuat Kolaborasi Pembimbingan Klien Pemasyarakatan melalui Kelayan Binter
Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian di Jalan Rondahaim Dengan Problem Solving 

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 01:13 WIB

BNCT: Harhubnas Momentum Perkuat Konektivitas Antardaerah Dan Arus Barang

Kamis, 17 September 2026 - 23:41 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Silaturahmi dengan Danpas Brimob I Korbrimob Polri, Perkuat Sinergitas dan Pengamanan Pemasyarakatan

Kamis, 17 September 2026 - 23:34 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Dorong Penguatan Pengawasan Klien Reintegrasi Melalui Sosialisasi dan FGD Kelayan Binter Bapas Medan

Kamis, 17 September 2026 - 21:41 WIB

kepala Bapas Kls 1 Medan Kriston   Napitupulu A.Md.IP., S.H.,Perkuat Kolaborasi Pembimbingan Klien Pemasyarakatan melalui Kelayan Binter

Kamis, 17 September 2026 - 21:32 WIB

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian di Jalan Rondahaim Dengan Problem Solving 

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas

Kamis, 17 September 2026 - 21:14 WIB

Bapas Medan Gandeng Camat, Lurah, TNI-Polri, Tokoh Agama dan Pokmas Lipas Dalam FGD Kelayan Binter

Kamis, 17 September 2026 - 20:54 WIB

Pastikan Kesiapan Sarana Kesehatan, Kalapas Perempuan Kls IIA Medan Kontrol Area Klinik

Berita Terbaru