ForBina Desak Dirut PEMA Lakukan Evaluasi Menyeluruh atas Kelalaian KSO Kopi 2024

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:57 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ForBina Desak Dirut PEMA Lakukan Evaluasi Menyeluruh atas Kelalaian KSO Kopi 2024

ForBina Desak Dirut PEMA Lakukan Evaluasi Menyeluruh atas Kelalaian KSO Kopi 2024

TLII>>Banda Aceh,- Forum Bangun Investasi Aceh (ForBina) menyoroti serius kasus gagal bayar yang antara PT PEMA dan PT Jingki Roda Gayo (PT JRG) dalam transaksi jual beli kopi senilai Rp700 juta. Sabtu, (28/06/2025)

 

Direktur ForBina, M. Nur, menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya soal wanprestasi pihak pembeli, tetapi juga menunjukkan potensi kelalaian bisnis dan hukum antara PT PEMA sebagai BUMD milik Pemerintah Aceh seusai periode kasus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagaimana dokumen penandatanganan Addendum II pada 27 Juni 2024 antara PT PEMA dan Koperasi Jingki Roda Gayo (JRG), yang memperpanjang masa Kerjasama Operasi (KSO) hingga 31 Agustus 2024 untuk menjual sisa stok kopi, lanjut di 2 Agustus 2024, ditandatangani Perjanjian Jual Beli (PJB) antara PEMA-JRG KSO dan PT JRG senilai Rp700 juta.

ForBina Desak Dirut PEMA Lakukan Evaluasi Menyeluruh atas Kelalaian KSO Kopi 2024

Namun, hingga batas waktu pelunasan pada 22 Agustus 2024, PT JRG hanya membayar uang muka 7% (Rp50 juta). Meski diberikan berbagai kelonggaran dan opsi pelunasan hingga 31 Oktober 2024, termasuk pengembalian barang, PT JRG tetap gagal memenuhi kewajibannya.

 

“PT JRG telah jelas melakukan wanprestasi berdasarkan Pasal 1238 KUHPerdata,”** ujar M. Nur. “Ada kontrak sah, kewajiban yang harus dipenuhi, batas waktu jelas, dan tidak ada alasan hukum yang sah atas kegagalan pembayaran.”

 

ForBina menilai bahwa ada kelalaian dalam melindungi kepentingan dan aset publik. M. Nur mengungkapkan beberapa kelemahan mendasar dalam bisnis.

“Sebagai entitas BUMD, PEMA seharusnya tunduk pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), termasuk dalam mitigasi risiko kerugian keuangan daerah,” lanjut M. Nur.

 

Untuk itu ForBina mendorong agar PT PEMA segera menempuh jalur hukum melalui gugatan wanprestasi di Pengadilan Negeri Banda Aceh, sebagaimana diatur dalam perjanjian. Di sisi lain, upaya investigatif internal harus segera dilakukan untuk menelusuri akar kelalaian dan memperkuat sistem pengendalian internal.

Dalam hal tersebut M. Nur mendesak agar dilakukannya audit investigatif menyeluruh dengan Meninjau ulang standar operasional prosedur (SOP) kemitraan dan jual beli dan Menerapkan skema perlindungan transaksi (escrow account, fidusia, atau asuransi piutang);

Serta Menempuh langkah hukum terhadap PT JRG dan, bila perlu, penyitaan barang.

 

M. Nur menekankan bahwa kelalaian PT PEMA dalam kasus ini berpotensi menimbulkan kerugian keuangan hingga lebih dari Rp650 juta serta mencoreng reputasi BUMD Aceh. “Transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian adalah mandat utama dari pengelolaan BUMD. Jika prinsip ini diabaikan, maka publik dan negara yang dirugikan,” selain itu kita minta Direktur Utama PEMA untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bisnis yang dilakukan oleh direktur bidang maupun Staf PEMA sehingga kasus ini tidak terulang lagi dimasa depan.

Berita Terkait

Kegiatan Daring Via Zoom Rabu 28/10/2026 Karutan Raymon Andika Girsang Ikuti dari Kanwil Ditjenpas Kalsel
Upacara di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung Rabu 28/10/2026 Ikuti Pejabat Struktural Petugas Magang dan Warga Binaan
Upacara di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung Rabu 28/10/2026 Ikuti Pejabat Struktural Petugas Magang dan Warga Binaan
Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Hadir Dukung Penguatan Kolaborasi Antarinstansi Rabu
Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Sidang di Aula Bapas Palangka Raya Rabu 28/10/2026 Bahas Cermat Pemenuhan Syarat Administrasi dan Substantif
Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bapas Rabu 28/10/2026 Ikuti Seluruh Pegawai dan Peserta Magang Tema Patriotik Gigih Berempati
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Primkopasindo Salurkan Bantuan Beras kepada Keluarga Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Wujud nyata kepedulian sosial, lapas narkotika samarinda sambangi masyarakat melalui program jum”at berkah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Perkuat Fungsi Pengamanan dan Integritas, Dirpatnal Ditjenpas Berikan Penguatan di Lapas Narkotika Samarinda

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Kembali Gelar Pesantren Kilat Tanaman kan Nilai Akhalak Dan Hadist Bagi Warga Binaan.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Hadirkan Pembinaan Positif Berkelanjutan Dukung Kesehatan dan Pembentukan Perilaku Baik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Lapas Narkotika Samarinda Laksanakan Rolling dan Pemeriksaan Gembok Pengamanan

Berita Terbaru