Proyek Pemasangan Pipa Air Bersih di Medan Helvetia Disorot: Diduga Abaikan K3 dan Tidak Transparan

H²

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 14:38 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Kota Medan,  — Proyek pemasangan pipa air bersih yang sedang berlangsung di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, mendapat sorotan tajam dari aktivis keselamatan kerja. Rahmadsyah, seorang aktivis dari Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara, menilai pelaksanaan proyek tersebut mengabaikan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1970.

Dalam investigasi langsung di lapangan, ditemukan bahwa para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai. Lebih jauh, upaya konfirmasi kepada Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) proyek pun tidak membuahkan hasil, karena pihak yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Ketiadaan plang proyek juga menambah tanda tanya besar. Berdasarkan pantauan media bersama sejumlah awak media lainnya di sepanjang Jalan Tengku Amir Hamzah (Griya), tidak ditemukan papan nama proyek yang memuat informasi penting. Padahal, sesuai Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, proyek fisik yang didanai oleh APBN atau APBD wajib memasang papan nama yang mencantumkan jenis kegiatan, lokasi, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, nilai anggaran, hingga nama pelaksana proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketiadaan papan proyek ini sangat mencurigakan. Kami mendesak Dewan K3 Sumatera Utara untuk berkolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat Sumut guna turun langsung dan melakukan investigasi. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut akuntabilitas penggunaan dana negara,” tegas Rahmadsyah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, proyek ini disebut-sebut bernilai puluhan miliar rupiah. Namun hingga berita ini diterbitkan, baik Sekretaris PUPR Sumut Haldun maupun Kepala UPT Amril belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Masyarakat berharap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI turut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek ini. Langkah ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif agar Sumatera Utara menjadi provinsi yang bersih dari praktik korupsi dan pelanggaran hukum dalam setiap pelaksanaan pembangunan.

Tim Redaksi.

Berita Terkait

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai
Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Berita Terbaru