“Operasi Senyap Sat Reskrim: Pelaku Pencurian Mesin Tambak Diringkus di Meureudu”

Zul

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:18 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> PIDIE JAYA – Sabtu dini hari, Gampong Meue masih terlelap. Tak ada yang menyadari seseorang sedang mengendap di antara tambak-tambak yang sunyi. Targetnya jelas: sebuah mesin kincir udang. Berat, tapi tak sebanding dengan niat jahat yang sudah matang di benaknya.

 

Mesin itu milik Nurdin Adam (49), seorang petani tambak asal Cot Lheue Rheng. Minggu pagi, saat hendak menyalakan kincir, ia hanya menemukan jejak kosong. Tak ada suara mesin, hanya suara angin. Seketika ia tahu—ini bukan kesalahan teknis, ini pencurian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan dibuat. Masuk ke meja penyidik Sat Reskrim Polres Pidie Jaya. Kasus ini tak dibiarkan dingin. Unit I bersama Tim Opsnal bergerak cepat. Mereka mulai dari tempat yang paling mungkin: jalur barang bekas, pengepul keliling, dan pasar loak.

 

Dan seperti banyak kasus serupa, barang curian jarang jauh dari tempat kejadian. Sebuah mesin kincir ditemukan—model, warna, dan bentuknya cocok. Pengepul mengaku membelinya dari seorang pria, inisial JM.

 

Selasa sore (5/8/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, tim mendatangi rumah JM di Meureudu. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Di ruang interogasi, pelaku akhirnya bicara. Ia mengakui mencuri mesin dari tambak Nurdin dan menjualnya demi uang cepat.

 

Kasat Reskrim Iptu Fauzi Atmaja, S.H., menyatakan kasus ini sebagai bukti komitmen Polres Pidie Jaya dalam menindak kejahatan. “Kami tidak main-main. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan serius,” tegasnya.

 

Kini, JM menjalani penyidikan lebih lanjut di Mapolres. Mesin yang ia curi tak hanya menjadi barang bukti, tapi juga saksi bisu dari rencana kriminal yang berakhir gagal.

 

Kejahatan selalu meninggalkan jejak. Dan di Pidie Jaya, jejak itu tak pernah dibiarkan hilang begitu saja. (**)

Berita Terkait

Gema Maulid Menggetarkan Pidie Jaya, Bupati Rangkul Aspirasi Warga dan Pacu Kebangkitan Tanah Japakeh
Bupati Pidie Jaya Minta OPD Jangan Tunggu Masalah Hukum, Kedepankan Konsultasi dan Pencegahan
BUPATI PIDIE JAYA PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE-98, SEMANGAT GENERASI MUDA JADI KEKUATAN BANGKIT DARI BENCANA
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Ribuan Santri Padati Gedung MTQ Pidie Jaya, Santri MUQ Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
Kapolres Pidie Jaya Hadiri Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Gaungkan Semangat Indonesia Emas*

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:18 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Asesmen Tingkat Risiko WBP di Lapas Kelas I Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Pendampingan Persidangan Anak di Pengadilan Negeri Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Apel Pagi, Perkuat Kedisiplinan dan Integritas Pegawai

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Lapas Perempuan Medan Bersama Rutan Perempuan Medan Gelar Sparing Persahabatan Bola Voli

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:14 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Bakti Sosial, Wujud Kepedulian dan Semangat Berbagi kepada Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Komitmen Pembinaan Berkelanjutan Keagamaan dan Lainnya Bentuk Pribadi Baik Bekal Moral Spiritual Siap Kembali ke Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan Peralihan Penerbitan Nota Berlaku 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:35 WIB

EGM Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal Sebut Pemanfaatan Teknologi Penting Wujudkan Pelayanan Efektif Efisien Percepat Pemeriksaan Peti Kemas

Berita Terbaru