Peusaba Minta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Daftarkan Situs Kompleks Makam Qadhi Malikul Adil Di Kutaraja Jadi Cagar Budaya

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:48 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peusaba Minta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Daftarkan Situs Kompleks Makam Qadhi Malikul Adil Di Kutaraja Jadi Cagar Budaya

Peusaba Minta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Daftarkan Situs Kompleks Makam Qadhi Malikul Adil Di Kutaraja Jadi Cagar Budaya

 

TLII>>Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman meminta Pemerintah dan Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh menjaga Makam Situs Qadhi Malikul Adil di Kutaraja Banda Aceh. Sejak dulu kawasan Kutaraja adalah kawasan Inti Kesultanan Aceh Darussalam.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah temuan yang mengagumkan! Bahkan data yang kita dapatkan berasal dari penelitian para peneliti Perancis”, kata Ketua Peusaba

Peusaba Minta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Daftarkan Situs Kompleks Makam Qadhi Malikul Adil Di Kutaraja Jadi Cagar Budaya

Peusaba meminta Kawasan Situs Qadhi Malikul Adil terlindungi karena merupakan tokoh yang sangat penting dalam Kesultanan Aceh.

 

Selama ratusan tahun sejarah Qadhi Malikul Adil sangat terkenal bukan hanya di Aceh, namun juga terkenal di kawasan Nusantara dan dunia, namun hanya satu makam yang ditemukan yang menyebutkan langsung Qadhi Al Qudah Qadhi Malikul Adil.

 

“Ini menandakan bahwa situs langka ini sangat luar biasa bernilai bagi dunia!”, tegas Mawardi.

Peusaba Minta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Daftarkan Situs Kompleks Makam Qadhi Malikul Adil Di Kutaraja Jadi Cagar Budaya

“Perlindungan situs sejarah ini sangat penting, jangan sampai situs sejarah hilang”, sambungnya.

 

Dalam penelitian pihak Perancis banyak nisan Aceh yang tergusur bahkan sebelum Tsunami Aceh, baik karena perubahan alam, maupun sengaja dimusnahkan dengan alasan pembangunan perumahan, dihancurkan oleh proyek Pemerintah, dll.

 

Peusaba dalam beberapa hari terakhir juga mendapatkan Informasi bahwa ada beberapa Nisan penting era Kesultanan Aceh telah dipindahkan ketempat yang tidak terdeteksi, yang dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab.

 

Padahal dari penelitian para ahli diketahui bahwa nisan-nisan yang dihilangkan itu adalah milik tokoh penting Aceh yang melawan imperialisme Portugis di Malaka.

 

Ketua Peusaba mengkhawatirkan bahwa situs sejarah bakal banyak yang hilang jika hal ini terus didiamkan.

 

Maka Ketua Peusaba meminta Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh agar secepatnya bergerak mendaftarkan Kompleks Qadhi Malikul Adil jadi Cagar Budaya.

 

Demikian juga nisan lain di Situs-situs sejarah yang terbengkalai yang telah ditemukan, agar segera dilakukan pemasangan plang perlindungan, kemudian dilakukan langkah strategis dengan memperkenalkan situs sejarah kepada masyarakat Aceh melalui sosialisasi baik itu situs berupa nisan, Kuta atau benteng, persawahan kerajaan, Umong Meusara, tanah kerajaan, taman kerajaan dll.

 

Dengan adanya perlindungan sejarah maka situs dan cagar budaya di Aceh akan selalu terjaga sampai akhir masa.

Berita Terkait

Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB