Pemko Pematangsiantar Bedah 40 Rumah Tak Layak Huni Tahun Ini

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:23 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) tahun ini memberikan bantuan bedah rumah sebanyak 40 unit untuk rumah yang tidak layak huni (RTLH) dari dana APBD Tahun 2025

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PKP Ir. Christina Risfani Sidauruk melalui Kepala Bidang Perumahan Eva Imelda Sihombing di kantor Dinas PKP Jalan Tarutung Keluraha Teladan Kota Pematangsiantar Rabu 8 Oktober 2025.

“Adanya RTLH hadir ditengah masyarakat karena Pemko peduli dengan warganya yang membutuhkan rumah yang layak,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut kata Eva, mereka telah melakukan survei lapangan dan menemukan rumah yang memang tidak layak huni.

“Masih ada rumah yang lantainya dari tanah dan dindingnya terbuat dari bambu,” kata Eva sembari mengatakan kalau ada 1000 lebih rumah yang tidak layak di kota Siantar.

Dijelaskannya, ada 40 rumah yang di bedah diantaranya 30 Penerima Bantuan di Kawasan Kumuh, Kelurahan Aek Nauli 2 rumah, Kelurahan Mekar Nauli 24 rumah, Kelurahan Naga Huta 2 rumah, Kelurahan Siopat Suhu 1 rumah, dan Kelurahan Tanjung Tongah 1 rumah. Untuk 10 penerima Bantuan di Kawasan Non Kumuh untuk mencegah kekumuhan Baru Kelurahan Sipinggol-pinggol 1 rumah Kelurahan Tanjung Pinggir 1 rumah Keluahan Pondok Sayur 1 rumah Kelurahan Suka Maju 2 rumah Kelurahan Simarimbun 3 rumah dan Kelurahan BP. Nauli 2 rumah.

“Masing-masing rumah itu berbiaya 20 juta, dengan upah 2,5 juta untuk upah tukang,” ujarnya.

Masih kata Eva, tidak hanya dari Dinas PKP kota Pematangsiantar saja yang ikut bedah RTLH, tetapi Dinas PKP Provinsi Sumatera Utara juga turut ikut andil.

“Kalau bedah rumah dari Provinsi ada 30 rumah atas rekomendasi kita, tetapi biaya dari provinsi 1 rumah itu 30 juta, beda dengan kita yang jumlahnya 20 juta,” pungkasnya.(Juin)

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya  Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Persatuan
Lantik Pejabat Eselon II, Jeffry Sentana: Tidak Ada yang Spesial, Semua Berdasarkan Kinerja
Lapas Perempuan Medan dan LPP Kerobokan Bali Berbagi Praktik Baik Pembinaan Kemandirian
Lapas Perempuan Medan Fasilitasi Bakti Sosial Pemeriksaan USG Payudara Gratis
Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Sinergitas Penegak Hukum, Kejari Aceh Timur Sambut Kapolres Baru

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

Sidang TPP Kanwil Ditjenpas Kalteng Sepakati Pemindahan 40 WBP ke Lapas Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Pekanbaru Siagakan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 19:47 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Gelar Sidang TPP untuk Usulkan Program Integrasi Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 21:22 WIB

Peduli Kesehatan Jajaran, Rutan Kelas IIB Tanjung Bagikan Vitamin untuk Cegah Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Dukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemandirian WBP, Laperdan Panen 30 Kg Ikan Lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:39 WIB

Tindaklanjuti Temuan BPK, Bapas Kelas I Palangka Raya Komitmen Tertibkan Pengelolaan BMN

Sabtu, 5 September 2026 - 21:03 WIB

Lapas Kelas IIB Singkawang Peduli, Bagikan Masker dan Vitamin untuk Dukung Tugas Petugas

Berita Terbaru