Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

REDAKTUR

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues| Timelines – Pengungkapan dugaan perkara narkotika di Kecamatan Blangkejeren menyisakan lebih dari sekadar penangkapan seorang pria. Ada paket yang diduga sabu seberat 1,28 gram, timbangan digital, alat hisap, foto yang diduga memperlihatkan aktivitas penimbangan, hingga satu orang yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Satuan Reserse Narkoba Polres Gayo Lues mengamankan MYA (28), seorang wiraswasta, pada Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Kabri, S.H., M.M., kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkotika di sebuah rumah di Desa Sentang, Kecamatan Blangkejeren.

Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama perangkat desa dan menemukan empat orang laki-laki di dalam rumah. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler MYA, polisi menemukan foto yang diduga menunjukkan aktivitas penimbangan sabu.

Dari temuan tersebut, penyidik melakukan pengembangan ke rumah MYA di Desa Gunyak.

Di lokasi itu, petugas menemukan satu paket yang diduga sabu dengan berat 1,28 gram yang berada di dalam lemari. Polisi juga mengamankan timbangan digital, kaca pirex, bong atau alat hisap, serta telepon seluler merek Itel warna biru.

Rangkaian temuan itu tentu menjadi materi penyidikan. Tetapi ada pertanyaan yang jauh lebih besar: apakah perkara ini berhenti pada seorang pria yang diamankan, atau justru membuka pintu menuju jaringan yang lebih luas?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan karena polisi menyebut MYA memberikan keterangan mengenai pihak yang diduga menjadi sumber narkotika. Identitas orang tersebut telah dikantongi dan kini masuk DPO.

Artinya, penyidikan masih berjalan dan belum selesai.

Publik berhak berharap polisi tidak berhenti pada pengungkapan permukaan. Jika benar ada pemasok, keberadaan DPO harus menjadi salah satu fokus pencarian.

Jika terdapat pihak lain yang memiliki hubungan dengan peredaran barang tersebut, seluruhnya harus dibuktikan secara hukum.

Di sisi lain, setiap orang yang diperiksa tetap memiliki hak hukum dan asas praduga tak bersalah harus dijunjung. Status seseorang sebagai terduga atau tersangka tidak boleh diperlakukan sebagai vonis sebelum perkara memperoleh kekuatan hukum tetap.

MYA sendiri dipersangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Yang tidak boleh diabaikan adalah dampaknya kepada masyarakat. Narkotika bukan sekadar perkara antara polisi dan pelaku. Peredaran barang terlarang dapat merusak kesehatan, ekonomi keluarga, keamanan lingkungan, serta masa depan generasi muda.

Karena itu, keberhasilan penanganan perkara tidak semata diukur dari jumlah orang yang diamankan, tetapi juga dari kemampuan aparat mengungkap asal barang, jalur peredaran, dan pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Polres Gayo Lues mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Laporan dapat disampaikan melalui kepolisian atau Call Center 110. [Red]

Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Minta OPD Jangan Tunggu Masalah Hukum, Kedepankan Konsultasi dan Pencegahan
BUPATI PIDIE JAYA PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE-98, SEMANGAT GENERASI MUDA JADI KEKUATAN BANGKIT DARI BENCANA
Polda Aceh Berhasil Musnahkan 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara
Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Langsa, Patriotisme dan Persatuan Jadi Pesan Utama
Semangat Sumpah Pemuda, BNNP Aceh Ungkap Ladang Ganja Seluas 18 Hektare di Aceh Utara
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sidang di Aula Bapas Palangka Raya Rabu 28/10/2026 Bahas Cermat Pemenuhan Syarat Administrasi dan Substantif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Manfaatkan Lahan Jadi Sarana Pembelajaran Keterampilan Pertanian Bekal Hidup Mandiri Setelah Pembimbingan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kabapas Theo Adrianus Tegaskan Komitmen Dukung SDM Pemasyarakatan Transparan Akuntabel Kompeten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Bapas Palangka Raya Lakukan Litmas untuk 13 Usulan Pembebasan Bersyarat di Lapas Narkotika Kasongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Kabapas Theo Adrianus Tunjuk Azhari Rahman dan Maria Theresia Astika Sebagai Pembimbing Kemasyarakatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kabapas Theo Adrianus: Jabatan Amanah Harus Dilaksanakan Tanggung Jawab Integritas Profesionalisme

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Kabapas Theo Adrianus: Digital Marketing Simbol Transformasi Pembinaan Menuju Kemandirian Ekonomi WBP

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Sidang Dipimpin Kabid Pelayanan dan Pembinaan Suwarto, Bapas Diwakili PK Madya Mujiono dan PK Pertama Roni Harlison

Berita Terbaru